Traveling

Tanggal Tua “Kurang Piknik”

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons.Β voucher mataharimallΒ dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.

mataharimall-kompetisi

Hallo, para traveler muda. Pernahkah kalian dengar istilah “Kurang Piknik”? Bagi setiap orang yang doyan jalan-jalan atau yang gak pernah betah di rumah, istilah ini akan menjadi momok yang sangat mengerikan. Karena, penderitanya akan mengalami stres berat dan kejang-kejang. Apalagi jika istilah itu di ucapkan saat tangal tua.

IMG_7506

Sedikit cerita tentang “kurang piknik” di tanggal tua yang sangat begitu menyiksa, ketika saya sudah booking tiket kereta atau tiket pesawat. Namun, kemudian batal piknik. Waktu itu saya merencanakan liburan akhir pekan ke Ubud, sekalian nengok temen lama yang kerja di sana. Karena dia udah lama meracuni saya untuk jalan-jalan di Ubud.

Saya memang tergolong orang yang suka jalan-jalan dan akan mengalami kejang-kejang jika “kurang piknik”, oleh karena itu saya selalu merencanakan liburan di akhir pekan saya, terutama saat ada liburan panjang di akhir pekan. Tiket pesawat selalu menjadi prioritas pertama buat saya. Jadi saya akan melakukan booking saat saya lagi kaya (banyak duit). Untuk uang saku saya selalu pikir belakang mendekati hari H.

Namun naas, ketika beberapa hari hendak berangkat, keuangan saya sedang tiris, tipis, dan miris. Rasanya pengen tereak histeris di depan mesin Atm. Uang yang saya gadang-gadang untuk piknik belum kunjung mampir ke Atm. Rasa galau, gundah, gulana pun datang menghapiri. Tiket udah di tangan, masak iya gak jadi berangkat.

Pengen rasanya marah, tapi sama siapa? Pihak client yang mengirim uang sudah meminta maaf karena adanya keterlambatan pembayaran. Masa iya, saya harus marah sama orang yang jelas-jelas udah mau minta maaf. Kan saya nggak tega.

Tapi bagaimana nasib tiket pesawat ini? Mau dijual pun sudah mepet waktunya. Saya nggak cukup optimis untuk menjual tiket di hari terakhir keberangkatan. Mau minjem uang ortu juga nggak mungkin. Satu, takut dimarahi karena kebanyakan ngeluyur. Kedua, diatas tanggal 20 itu merupakan tanggal tua pula bagi orang tua saya. Mau pinjem temen? Nggak tega. Mereka sama seperti saya, rata-rata anak kos.

ilustrasi

ilustrasi

Jadi, waktu itu hangus sudah nasib tiket pesawat yang saya beli. Udah tanggal tua, duit di dompet tinggal selembar warna ijo (sampe ijo matanya liat duit tetangga), dan saya berhasil menyandang istilah “kurang piknik” dan “Batal Piknik”.

Biar gak kurang piknik di tanggal tua begini nih caranya :

1 . Piknik Ke Museum

Kok ke Museum? Begini, kenapa ke museum? Alasannya karena, biaya masuk museum cenderung lebih murah dan mendapatkan manfaat edukasi yang besar. Kalau udah tanggal tua kan maunya yang murah untung banyak nih, yaudah ke museum aja. Selain dapat edukasi yang besar, kalian juga dapat kebahagiaan untuk ketemu tour guide di museum. Biasanya sih cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Tapi ingat, cari museum negeri ya, kalo yang dikelola swasta gak bakal mampu deh buat masuk, karena harga tiketnya mahal. haha

2. Numpang kendaraan alias Ngeteng

ilustrasi Ngeteng

ilustrasi Ngeteng

Para backpacker pasti gak asing dengan istilah dan kegiatan keteng-mengeteng atau numpang. Ya, kebanyakan pejalan sejati pasti pernah melakukannya. Entah karena memang mencari sensasi yang wow, dan pengalaman. Atau bisa jadi memang lagi gak punya uang buat ongkos. Nah, cara ini juga bisa lho dipakai buat piknik kalo lagi tanggal tua. Hemat ongkos bray!

3. Numpang Tidur di Rumah Teman

Kalau tadi numpang tansportasi, kalau yang ini numpang tidur. Bagaimanapun juga yang namanya piknik pasti bengkak di biaya penginapan. Nah, kalau kalian lagi piknik ke luar kota dan mau irit, bisa numpang ke rumah temen yang ada di kota tersebut. Jangankan tidur gratis biasanya sih dapat sarapan gratis pula. Hehe. Lumayan kan?

4. Piknik Rame-Rame

Ini Piknik Rame-rame Makan Rame-rame

Ini Piknik Rame-rame Makan Rame-rame

Udah, yang lagi suka solo traveling gak usah terlalu idealis buat membranding dirinya sebagai solo traveler. Kalo pas tanggal tua, piknik rame-rame sah-sah aja lhoo. Dari pada “Kurang Piknik”? Untuk menyelamatkan diri dari sebutan “Kurang Piknik” sebaiknya gengsimu di buang saja. Karena pada dasarnya piknik rame-rame bisa menekan budget lho. Lebih tepatnya bisa patungan atau share cost. Dari mulai hotel, Transportasi (jika menggunakan transportasi pribadi), jajanan, dan masih banyak yang lainnya. Nggak percaya? coba aja!

5. Camcer (Camping Ceria)

Dua buah tenda yang tertanam di piggir pantai

Dua buah tenda yang tertanam di piggir pantai

Hampir sama kayak piknik rame-rame, tapi kalau ini bisa menekan biaya hotel atau penginapan. Karena kita membawa tenda sendiri dan destinasi yang dituju pasti di alam terbuka. Untuk perlengkapan logistik kita bisa patungan dan share cost sama teman yang lainnya. Jika tidak punya perlengkapan camping bisa cari toko online yang menyediakan berbagai macam perlengkapan dengan DISKON gede.

6. Pilih Lokasi Piknik yang Dekat

Ah, kalo udah kebentur bugdet dan pengen piknik, biar gak keluar biaya besar yaitu adalah cari loksi piknik yang dekat-dekat saja. Usahakan lokasi tersebut bisa dijangkau dengan waktu sehari atau setengah hari. Jangan lupa yang anak kos bisa bawa bekal minum dari kos, biar gak kebanyakan jajan. Selain hemat, piknik ini juga optimal untuk menyegarkan pikiran kita dari kejenuhan rutinitas sehari-hari. Dan yang lebih penting dapat melupakan sejenak mengenai tanggal tua.

Ini cerita tanggal tuaku, #JadilahSepertiBudi. Lalu mana cerita mu?

Share This:

4 Comments

  1. Unyil May 20, 2016
  2. boyin May 20, 2016
  3. Witri Prasetyo Aji May 21, 2016

Leave a Reply