Traveling

Selfie di Festival Of Lights Kaliurang

Berkunjung ke tempat wisata saat ini seolah menjadi trend. Banyak sekali orang yang berlomba-lomba mengunjungi tempat wisata dengan tujuan yang beragam. Dari mulai ingin menikmati keindahan alam, sekadar refresing dari rutinitas kantor, nurutin gengsi, sampai selfie dan ajang pamer kepada rekan sebayat.  Semua itu tak lepas dari peranan sebuah media sosial yang memberikan informasi begitu cepat. Baru-baru ini booming sebuah perilaku negatif yang dilakukan oleh beberapa traveler alay untuk berburu foto selfie namun tidak menjaga keadaan sekitar hanya demi mendapatkan foto terbaik ala-ala mereka.

FOL2

Apa salah berfoto ria atau selfie ketika kita berada di tempat wisata?

Tidak ada yang salah dan tidak ada yang melarang jika kita melakukan apa saja di tempat tersebut. Namun kita sebagai traveler juga harus meiliki etika dan attitude yang baik. Jangan sampai merugikan salah satu pihak bahkan orang banyak.

Para pengunjung sedang berselfie ria

Para pengunjung sedang berselfie ria

Setelah heboh dengan adanya kebun bunga Amarylis yang rusak terinjak-ijak pengunjung yang sedang selfie, kini kehebohan itu muncul di Sleman. Selfie di area taman lampu di Festival of lights. Pertanyaan saya, apa mereka nggak takut kesetrum? Kita boleh bertingkah over demi mendapatkan hasil foto yang bagus, namun keselamatan dan menjaga lingkungan itu perlu dong.

Salah satu lampion yang berada di taman lampion

Salah satu lampion yang berada di taman lampion

FOL6

Event yang berlangsung hanya 45 hari ini mengundang banyak pengunjung dari berbagai dareah bahkan tak jarang saya melihat mobil bernomor polisi luar kota berbaris memenuhi bagan jalan yang menjadi area parkir. Festival of lights yang berada di Kaliurang, tepatnya berada di gardu pandang. Festival ini mengusung tema “Romantic Garden”. Tida hanya taman lampion saja yang dapat kita temui Namun masih bnyak wahana permainan yang dapat di nikmati oleh anak-anak hingga orang dewasa. Karena tempat yang luas berbagai macam jenis kuliner dan stand aksesoris pun tak mau ketinggalan sebagai pelengkap kemeriahan.

FOL

Tidak ada batasan untuk masuk kedalam area ini dari pihak management. Tiket masuk yang dikenakan oleh pengunjung pun tidak membuat kantong kita jebol. Cukup membayar Rp. 15.000,- di hari biasa dan Rp. 20.000,- di akhir pekan.

Sebelum pada menyesal, karena Festival ini akan berakhir di bulan Januari ini, maka siapkan waktu kalian untuk menyempatkan berkunjung ke sini. Buka setiap hari mulai jam 17.00 sampai jam 22.oo. Waktu yang panjang kan, jika ingin menghabiskan waktu kalian untuk berselfie ria. Tapi ingat, jaga lingkungan agar tetap terjaga, jangan asal selfie yang nantinya dapat menimbulkan kerusakan. Kasihan yang lain, jika kalian upload foto selfie kalian di medsos yang tampak bagus dan menarik perhatian orang datang namun setelah datang tempat selfie tersebut rusak karena ulah kalian.

Pesan dari saya. “Jadilah Traveler yang Cerdas” berkunjung ketempat wisata sambil menjaganya agar tetap terlestarikan.

FOL3

Jadilah Traveler penebar cinta dengan menjaga keindahan alam yang ada

Share This:

2 Comments

  1. Nasirullah Sitam January 7, 2016
    • Mia Kamila January 7, 2016

Leave a Reply