Masa Kecilku Bahagia, Jalan-Jalan Seru ke Taman Legenda TMII

Liburan Natal dan Tahun baru kali ini aku memutuskan untuk tidak ke luar kota. Sengaja ingin menikmati kesunyian Jakarta yang tidak sunyi. Meskipun memutuskan untuk tidak ke luar kota bukan berarti aku tidak nge-trip dong. Lalu dimana destinasi di Jakarta yang bisa dikunjungi? Salah satunya adalah Taman Legenda TMII.

Mungkin kalian akan berfikir, ngapain ke Taman Legenda, kayak bocah aja! Lha, aku kan emang bocah, gimana sih? Haha. Tapi bener lho, menghibur diri layaknya bocah itu perlu, karena secara tidak langsung bisa membuat otak kita kembali fresh layaknya bocah (ini asusmsi gue aja sih).

taman legenda
Tuh kan kami bahagia | foto nyomot dari kamera Ogie

Seru-seruan di Taman Legenda jadi lupa umur

Iya, aku jadi lupa umur saat dolan ke Taman Legenda. Habisnya banyak wahana yang bisa dicoba sampai nggak peduli dengan umur kita. Pertama mau masuk sih udah kelihatan ramainya, karena emang datangnya pas liburan tahun baru dan pas weekend. Sementara itu, kebanyakan yang datang adalah rombongan keluarga yang bawa anak-anak bocah. Sementara aku dan temen-temen tak satupun membawa bocah.

Kami masuk dengan tiket terusan yang harganya 120.000 (harga di bulan Desember 2018, bisa berubah kapan saja). Tiket ini adalah tiket all in one untuk masuk dan naik ke beberapa wahana di area Taman Legenda. Duh, pertama masuk, aku jadi inget masa kecil deh. Haha. Bakalan seru deh kayaknya.

Rumah Asmat

Diorama yang ada di rumah Asmat

Salah satu spot yang menarik perhatianku adalah rumah Asmat. Sebuah bangunan yang mirip dengan rumah adat suku Asmat ini menyimpan banyak sekali koleksi benda-benda yang digunakan suku Asmat. Semacam museum gitulah, banyak informasi juga lho yang bisa kita dapatkan di sana. Untuk masuknya kita bayar lagi, Rp 10.000.

Katanya, di depan rumah Asmat ini sering diadakan pertunjukan tari-tarian Asmat gitu. Tapi memang ada jadwalnya. Kebetulan pas kami ke sana pertunjukan itu tidak ada. Yah, kecewa :(.

Masa kecil kami sudah bahagia kok!

Serem juga ternyata | foto nyomot dari kamera Ogie

Kalau dikata masa kecil kurang bahagia, kami tidak terima. Masa kecil kami bahagia kok! Tapi pas kami kecil dulu, wahana-wahana modern seperti yang ada di Taman Legenda belum ada. Paling mentok naik komedi putar di pasar malem, nonton tong setan, naik biang lala yang nyeremin lantaran takut patah, lalu masuk rumah hantu yang hantunya boongan tapi bikin kaget dan ingin berkata kotor.

Pas kami datang ke Taman Legenda, nggak ada salahnya dong nyobain beberapa wahana di sana. Pertama yang bikin aku penasaran adalah naik ATV. Kalau dilihat nih, kayaknya gampang banget. Coba deh naik, Buakakakaka, brum…brumm…brummmm, shhhiiittttt! Aduh, aku takut kejungkel.

ATV ini dikendarai lewat jalan yang agak rusak. Ya, emang dibikin gitu track-nya biar sedikit memacu adrenalin. Tapi, bagiku malah jadi merinding, takut kejungkel. Pada dasarnya sih kayak naik motor, tapi dipikir-pikir enak naik jeep di kubangan lumpur. Malunya lagi, di tengah jalan aku dibalap sama anak-anak bocah sambil diketawain. Buakakaka. Bodo! Untuk naik ATV ini kita harus sewa lagi Rp. 30.000 selama 3 kali putaran. Bodo! Aku satu putaran aja deh. Haha. Ini pun udah puas diketawain Hanum sama Ogie.

Taman Legenda
Bundo tolong | foto nyomot dari kamera Ogie

Setelah naik ATV, aku pun menyeret Hanum dan Ogie buat naik Bajak Laut. Wahana semacam kora-kora gitu yang diayun ke depan dan ke belakang. Kami bertiga duduk di paling ujung. Satu…dua…tiga. Perahu pun sudah mulai di ayun. Tiba-tiba, terdengar suara “Bundoooooooo……..aaaaaaaaaaaaaaaaagggrrrhhh” Hanum berteriak sekencang macan. Wakakakaka. Matanya merem, badanya menyerong nyandar ke Ogie dan kakinya nyapit kakiku. Baiklah, aku pun tak berhenti ngakak.

Untuk naik Bajak Laut ini, kita nggak bayar lagi karena sudah termasuk dalam tiket terusan. Setelah puas digoncang-goncang, kami pun turun dan langsung menuju kantin buat membasahi tenggorokan dan isi amunisi. Haha.

taman legenda
Tinggi kan? Ini tingginya 42 meter lho kalau nggak percaya ukur aja sendiri

Wahana favorit yang harus dicoba di Taman Legenda adalah mata legenda yang tingginya 42 meter lho. Ini katanya biang lala tertinggi di Indonesia. Saat sampai atas, kita bisa merasakan hempasan angin yang kencang dan bisa melihat taman legenda dari atas. Naik mata legenda pun sudah termasuk tiket. Jadi, cirinya adalah wahana yang ada mesin tap-nya itu termasuk tiket yang kita beli di loket pintu masuk.

Petualangan Dinosaurus berasa ada di Jurasic Park

taman legenda
Mari kita berpetualang!

Pernah nonton film Jurasic Park kan? Nah, saat kita masuk ke Petualangan Dinosaurus, kita akan merasakan apa yang ada di film Jurasic park. Ketemu hewan-hewan purba yang gede-gede. Ngebayangin aja kalau hewan-hewan itu masih ada di kehidupan sekarang gitu kek apa ya. seremnya?

Jangan berantem dong

Jika tiket kita terusan, masuk Petualangan Dinosaurus pun sudah termasuk. Seru lho masuk ke dalam sana, kita seolah-olah diajak berpetualang beneran gitu. Karakter hewannya pun bisa gerak dan bersuara layaknya di film Jurasic Park gitu, selain itu pun adem banyak tanamannya, jadi pengen gegoleran gitu. Hahaha.

Biar kalian nggak nyasar aku kasih petanya deh!

Jam Oprasional Weekdays 10.00 – 17.00 WIB | weekend 09.00 – 18.00 WIB
 

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *