9 Fakta Unik yang Bisa Kamu Temukan Saat Berkunjung ke Museum Kartini Rembang

Banyak orang beranggapan bahwa berkunjung ke Museum adalah hal yang membosankan. Tapi, kalian harus percaya bahwa masuk ke dalam museum Kartini Rembang, seolah masuk dalam lorong waktu ke jaman kejayaan Raden Adipati Joyodiningrat.

Di sini aku akan mengulas 9 fakta unik tentang Kartini yang dapat kalian temui saat berkunjung ke sana.

#1 Bangunan museum Kartini dulunya adalah tempat tinggal R.A Kartini bersama suaminya Raden Adipati Joyodiningrat

Saat kamu masuk ke dalam gapura bertuliskan Museum Kartini, maka kamu akan melihat sebuah halaman yang luas banget. Sebuah pendopo, beberapa bangunan dan beberapa pohon besar memberi efek teduh. Di situlah museum Kartini berada. Kamu akan melihat sebuah foto Kartini berbingkai emas dihiasi bunga.

Pendopo tersebut dulunya adalah kediaman Raden Adipati Joyodiningrat. Bupati Rembang yang merupakan suami dari R.A. Kartini yang sampai sekarang masih berdiri kokoh.

#2 Ada lubang di bawah tempat tidur R. A. Kartini, buat apa ya?

Replika ranjang RA. Kartini

Saat aku masuk kedalam kediaman R.A Kartini, rasanya seperti masuk ke dalam lorong waktunya doraemon. Imajinasiku menembus ke dalam jaman saat R.A Kartini masih mendiami rumah yang megah itu. Selangkah memasuki pintu, aku melihat sebuah ukiran tentang Kartini.

Lubang ini digunakan untuk menyimpan benda-benda berharga.

“Kak, kita masuk ke sini dulu!” Ajakan kak Romi, membuyarkan lamunanku. Dia mengajakku masuk ke dalam sebuah ruangan yang konon adalah kamar Kartini. Di dalam kamar itu terdapat sebuah dipan (ranjang yang terbuat dari kayu) yang dihiasi ukiran-ukiran.

Ada yang aneh saat aku melihat dengan cermat setiap bagian dari dipan berwarna coklat tua itu. Ada lubang berbentuk kotak pada dipan tersebut. Konon lubang itu berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang-barang berharga termasuk buku-buku Kartini.

Hmmm, mungkin ini kali ya, yang sering disebut orang-orang jaman dulu kalau menyimpan duit dibawah kasur. Sebuah tempat yang dirasa paling aman.

#3 Sebagian besar perabotan yang ada di dalamnya masih asli peninggalan jaman dulu

Meja kursi ini masih asli lho!

Selain ruang kamar Kartini, banyak juga ruang-ruang yang menyimpan barang-barang peninggalan Kartini. Beberapa perabotan tersebut rupanya masih ada yang asli dan sebagian hanyalah replika. Meja kursi di ruang tengah salah satunya.

Ini dispanser jaman dulu
Jaman dulu sudah ada bathtub lho.

Kayu-kayu ukiran tersebut nampak kuno dan antik. Tak luput dari pandanganku sebuah dispanser keramik yang konon pernah digunakan semasa hidup Kartini. Barang-barang tersebut masih utuh dan terawat.

#4 Foto masa lalu Kartini yang ada di Museum Kartini diambil dari situs luar negeri

Tak hanya barang-barang peninggalan yang bisa kamu temukan di sana. Kamu juga akan disuguhkan beragam foto hitam putih yang menceritakan kisah perjalanan hidup Kartini. Tapi, menurut penuturan pemandu museum, foto-foto tersebut diambil dari sebuah situs luar negeri www.kitlv.ln. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya tulisan KITLV di setiap foto yang terpasang di sana.

KITLV (Koninklijk Instituut voor Taal Land- en Volkenkunde) merupakan bagian dari lembaga ilmiah asal Belanda yang meneliti ilmu bahasa, antropologi, sosial dan sejarah. KITLV didirikan pada tahun 1851 saat pemerintah Belanda memberlakukan koloanise di Nusantara. Jadi nggak heran kan, kalau arsip sejarah di Indonesia ditemukan di sana.

#5 Kartini selalu berdiri di sebelah kanan sang suami saat mendampinginya

Posisi Kartini bersanding dengan suaminya

Mungkin sedikit janggal dengan posisi ini. Biasanya dalam adat Jawa, perempuan ada di sebelah kiri seorang laki-laki saat berdiri bersandingan. Namun, lain halnya dengan yang dilakukan oleh kartini saat berdiri di sebalah suaminya. Ia memilih berada di sebelah kanan dengan alasan agar dekat dengan hati sang suami (posisi organ hati ada di sebalah kanan).

Baca juga : Menengok Kembali Pabrik Rekaman Musik Legendaris, Lokananta

#6 Pemikiran Kartini menjadi pusaka saat kirab hari Kartini

Salah satu tulisan Kartini.

Setiap tanggal 20 April, malam 21 April, masyarakat Rembang selalu melakukan kegiatan kirab pusaka. Biasanya dilakukan oleh masyarakat setempat dengan berjalan dari pendopo (rumah Kartini) menuju ke Mantingan, makam Kartini. Kirab tersebut membawa pusaka yang tak lain adalah salah satu pemikiran Kartini yang dituliskan pada sebuah bendera berwarna hijau dengan aksen kuning.

#7 Kartini menyukai warna kuning dan hijau

Hampir semua ruangan didominan dengan warna hijau dan kuning

Jika kamu masuk kedalam Museum Kartini. Semua kusen, jendela dan perabot di ruangan didominan dengan warna hijau dan kuning. Konon, Ibu Kartini menyukai warna tersebut. Selain itu, baju kebaya yang sering dipakainya pun berwarana senada.

#8 Semasa hidupnya Kartini melakukan kegiatan perdagangan

Surat yang dirim Kartini kepada sahabatnya di luar negeri

Salah satu surat Kartini yang pernah dikirimkan kepada sahabatnya membuktikan bahwa dia juga berdagang dan dikirim ke luar negeri. Bahkan uniknya, di dalam surat itu disebutkan bahwa proses perdagangan itu layaknya proses online shop jaman sekarang. Ada ongkos kirimnya juga lho!

#9 Konon jika Kamu bercermin di meja rias kartini bisa awet muda

Meja rias Kartini

Selama perjalanan mengelilingi museum Kartini ada cerita menarik dari sang pemandu. Dan, dari setiap benda-benda yang ada di sana hanya satu benda yang membuatku terkesan, yaitu adalah meja rias Kartini.  Menurut cerita dari pemandu museum, jika kita bercermin di depan meja rias, maka bisa awet muda.

Apa? BISA AWET MUDA??????

Baiklah, percaya tidak percaya, nggak ada salahnya buat bercermin, kan? Hahahahaha.

***

Kamu bisa buktikan sendiri betapa serunya menerobos lorong waktu di Museum Kartini Rembang. Kamu juga bisa mendapatkan beragam informasi yang mungkin belum kamu tahu sebelumnya hanya dengan membayar Rp. 2000 rupiah saja. Masih enggan datang ke Museum? Rugi banget!!!

“Biar nggak nyasar!!!”

 

Share This:

12 thoughts on “9 Fakta Unik yang Bisa Kamu Temukan Saat Berkunjung ke Museum Kartini Rembang

  1. Waaah keren banget museumnya
    Next gw mau berdiri di kanan juga ah, #sama siapaa?

    Mau bercermin di meja ruasnya kartini biar awet Nom haha

    Keren liputannya serasa mengunjungi langsung, thanks share nyaaaa

  2. Orang zaman Kartini belum mengenal safe deposit box. Jadi mereka menyimpan barang-barang berharga di tempat yang rahasia. Seperti lubang di tempat tidur itu akan tertutup oleh kasur. Kalau ada yang berniat mencuri harus menyingkirkan orang yang tidur di atasnya dahulu kemudian kasur..

  3. Yang terakhir kayaknya nggak banget, deh. Hahaha

    Sekadar info, Kartini adalah agen resmi Oost en West, selain melayani pesanan-pesanan pribadi. Dan detail deskripsi barang serta info sampai mana pesanan dibuat sangat detail dan indah.
    Jadi… Memang bisa dikategorikan OS pertama di Indonesia. Dan jualnya tidak hanya mebel/ kerajinan ukir, tetapi juga batik dan mebel berbahan besi

  4. waduhhh .. ternyata rumah Kartini itu bagus banget ya. Liat deh di zaman itu udah pakai bathup mantap. Saya aja sampe sekarang gak punya dirumah huhuhu sedih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *