7 Cara Menikmati Pulau Dewata Dalam Waktu Singkat!

Seorang karyawan rasanya sangat mustahil untuk bebas bepergian kemanapun dia suka. Yes, sepertiku saat ini. Mau dolan ke Bali, pasti harus mengajukan cuti dulu. Iya kalo di-acc, kalau nggak bisa hangus dong tiket yang udah ada di tangan. Ibarat kata tinggal jalan, malah kehalang tembok China. Haha.

Tapi bagi kalian yang punya nasib yang sama, rasanya nggak perlu nangis bombai deh! Kalian masih bisa menikmati keindahan Bali dengan waktu yang singkat! Begini, aku bisikin caranya! Ssssstttt…. tapi, jangan bilang-bilang sama si bos ya!

1 Carilah hari libur kejepit atau long weekend

Cara paling ampuh adalah mencari hari libur panjang. Dari hari Senin – Minggu, carilah tanggal merah di hari Selasa atau hari Kamis. Jika tanggal merah hari Kamis maka kamu cuti di hari Jumat atau jika merah di hari Selasa kamu cuti di hari. Maka kamu akan mendapatkan libur selama 4 hari.

Dengan catatan masa kerja kamu hanya 5 hari kerja, ya. Tapi, bagi kamu yang memiliki masa kerja 6 hari, maka bisa mendapatkan hari libur sebanyak 3 hari. Yah, lumayan lah yaa buat liburan.

Syukur-syukur kalau tanggal merahnya jatuh di hari Jumat atau Senin. Wahhh, bagi pekerja kantor yang punya masa kerja 5 hari bisa merasakan long weekend tanpa cuti, aseeeekkk! Tapi yang punya masa kerja 6 hari pun jangan berkecil hati ya! Kamu masih bisa merayu si bos untuk ambil cuti hari Sabtu kok! Hehe.

2 Tentukan destinasi di Bali yang bisa dijangkau dalam waktu singkat

Gimana nggak pengen dolan ke Bali kalau suguhan Nusa Penida seelok ini? | Sumber Foto Balifunky

Ingatlah sekali lagi wahai traveler kantoran, waktumu nggak banyak. Jadi kamu harus bisa mengatur waktu selama di sana. Caranya adalah mencari destinasi di Bali yang bisa dijangkau dalam waktu yang singkat. Jika harus pindah kota perhitungkan estimasi waktu tempuh.

2D1N di Bali rasanya seperti numpang pipis doang. Untung mbah google bisa bantu aku mencari destinasi yang paling dekat dengan tempat menginap. Ada kurang lebih 15 destinasi wisata di Klungkung yang mungkin bisa dikunjungi.

Namun saat itu aku hanya sanggup mengunjungi Goa Lawah dan pantai Kusamba. Nah, pantai Kusamba ini adalah salah satu akses menuju pulau Nusa Penida lho gais. Duh, aku mupeng banget pengen ke sana, sayangnya pas aku datang ke pantai Kusamba jadwal boat untuk menuju Nusa Penida tidak ada.

Menurut info dari pemilik boat, jadwal yang boat ke Nusa Penida adalah pagi hari atau sore hari. Mungkin pas banget kalau aku datang pagi-pagi dan pulang sore-sore gitu kali ya? Andai saja aku udah kenal Bali Funky, mungkin aku akan menikmati keindahan Nusa Penida yang tiada tara.

3 Ajak teman pejalan yang sefrekuensi

Teman yang sefrekuensi selalu asik buat diajak dolan

Jika bicara traveling, tak luput pula membahas teman. Siapa teman yang kamu ajak traveling? Ingat, kadang sahabat belum tentu cocok jadi teman pejalan. Carilah teman yang sefrekuensi dengan kamu. Misalnya kamu suka city tour, carilah teman yang suka city tour juga. Paling nggak ada yang bisa diajak ngobrol tanpa bete saat jalan kaki.

Atau kamu lebih suka menikmati pantai, ya ajaklah teman yang hobi mantai juga. Jadi misalkan harus panas-panasan di pantai, teman pejalan kamu nggak ngeluh dan nggak takut meleleh. Dengan begitu liburan kamu di Bali bisa dibilang sukses dan kamu benar-benar bisa menikmati pulau Dewata dalam waktu singkat.

4 Lakukan kegiatan di Bali yang mungkin belum pernah kamu lakukan sebelumnya

Seru main rafting di Telaga Waja | Photo by Balifunky

Banyak hal yang bisa kamu lakukan di Bali. Contohnya naik sepeda keliling kampung di Bali, main rafting atau melakukan investigasi ke tempat kerajinan tangan di Bali. Wah, seru lho! Percaya deh, saat kamu melakukannya kamu akan lupa dengan beban pekerjaanmu di kantor.

Atau menyaksikan si Dolpin menari-nari di habitatnya? | Photo by Balifunky

Setelah menimbulkan kesan yang asik, maka kamu akan berkata “Nikmat Tuhan mana yang engkau dustakan.” Meskipun hanya sekejap tapi ada kesan yang berati.

5 Mencicipi kuliner di Bali bisa buat kamu susah move on lho!

Rasanya bikin ketagihan lho! | Photo by perutgendut.com

Aduh, kalau sudah bahas kuliner rasanya susah move on. Ini adalah salah satu trik bagaimana kamu bisa menikmati Bali dalam waktu singkat. Perjalanan pasti nggak lepas dengan yang namanya kuliner.

Meskipun kamu datang ke Bali hanya dalam hitungan detik saja. Maka cobalah untuk manyantap makanan khas Bali. Ketika kamu meninggalkan Bali, maka rasa nikmat dari indra pengecap akan ditransfer ke dalam otak dan membuat kamu susah move on dengan Bali.

Rujak kuah pindang dan rujak bulung adalah kuliner khas Bali yang jadi alasan untuk datang lagi ke daerah tersebut. Bagitulah yang aku rasakan ketika datang ke Bali.

6 Sunset di Bali beda dengan sunset di tempat lain, maka nggak ada salahnya kamu harus menyaksikannya

Senja di Pantai Kuta

Warna jingga di langit biru selalu menjadi daya tarik sendiri. Mungkin kamu juga tertarik. Coba datang ke pantai yang ada di Bali untuk menyaksikan warna jingga di langit saat sore hari. Paling gampang kamu bisa mengujungi pantai Kuta.

Kamu cukup duduk dengan tenang sambil menghadap ke arah pantai. Perlahan perhatikanlah sang surya kembali keperaduannya. Yang semula terang, perlahan akan menjadi redup dan hilang. Seketika bumi pun menjadi gelap.

Sama seperti cinta ya, ada kalanya terang dan membaawa kebahagiaan. Saat semuanya mulai redup dan hilang maka hidup pun rasanya gelap gulita. *apasih!

Keindahan sunset di Bali seolah mengalahkan segalanya. Matahari yang nampak bulat dan redup itu perlahan tenggelam. Semoga bisa dapat momen itu lagi di Bali, nantinya.

7  Bahwa pada dasarnya menikmati pulau dewata dalam waktu singkat adalah bagian dari rasa syukur

Jangan lupa bersyukur…

Coba deh renungkan! Selama apapun kamu dolan di Bali tapi kalau lupa bersyukur maka rasa nikmat itu nggak akan ketemu. Tapi sebaliknya, meskipun kamu cuma numpang pipis doang di Bali, kalau kamu bersyukur pasti terasa nikmat.

***

Seperti pengalamanku tahun lalu tuh. Datang ke Bali cuma numpang pipis doang. Tapi aku bisa menikmati setiap detail perjalanan, setiap jengkal langkah menyimpan cerita yang bermakna. Aku cukup bersyukur ketika bisa mengendarai sepeda motor keliling Klungkung, Denpasar dan Ubud.

Menyaksikan indahnya sunset sampai hampir lupa mengabadikan. Mencicipi kuliner khas Bali yang sampai sekarang masih terasa dalam ingatan. Semua itu terkemas rapi dalam memori.

Ke Bali lagi mau nggak?

Duh, kalau ditanya seperti itu, dengan lantang akan kujawab “MAU!!!!!!!” Menikmati pulau Dewata lagi? Siapa yang nggak mau?

Masih banyak yang belum aku lakukan di Bali, seperti naik sepeda di pedesaan yang ada di Bali, uji adrenalin dengan rafting, dan yang paling penting pengen gitu yaa, sekali-kali pacaran di Bali (datang sama suami gitu maksudnya) kan jadi seru tuh. Artinya udah nggak jomlo lagi!

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *