Mendulit Kenikmatan Seruit Di Lampung Timur

Seruit adalah sebuah makanan khas masyarakat Lampung. Nyeruit adalah makan seruit bersama-sama. Masakan ini biasanya dapat kita jumpai ketika makan bersama keluarga. Nah, kalian pasti penasaran dengan apa itu Seruit. Oke, saya di sini akan mencoba untuk menjelaskan apa itu Seruit.

***

Di Lampung tradisi nyeruit ini sudah terbilang jarang dilakukan, terlebih mayoritas penduduknya adalah transmigran dari Jawa. Beruntunglah saya, ketika berkunjung ke Lampung masih bisa mencicipi Seruit. Awalnya saya ragu untuk mencicipi Seruit tersebut, karena salah satu bahannya adalah pindang baung yang cara mengolahnya tanpa proses digoreng.

Saya memang tak begitu suka dengan masakan ikan yang tanpa digoreng karena satu alasan yaitu “Amis”. Pada dasarnya daging ikan memang berbau amis. Entah itu ikan air tawar maupun ikan laut. Tapi beda lagi bila ikan tersebut diolah dengan cara digoreng sehingga rasa amis itu tidak terasa.

Sebenarnya sih, gak semua olahan ikan tanpa digoreng berbau amis. Semua itu tergantung sama orang yang ngolah bahan makanan tersebut. Nah, pada saat saya nulis artikel ini, saya baru saja mencicipi Seruit. Salah satu bahannya adalah pindang Baung yang cara mengolahnya direbus. Begini cara masaknya!

Seruit

Ikan Baung yang sudah dicuci bersih ditumis setelah bumbu-bumbu rahasia ditumis hingga wangi tanpa melalui proses penggorengan terlebih dahulu. Jadi, teksur ikan Baung tersebut tidak kering namun kenyal dan lembut. Kalian bisa bayangkan bila sang koki tak pandai memasak olahan ikan baung tersebut akan berasa amis.

Sebenarnya, pindang ikan baung itu bukan salah satu bahan wajib untuk membuat seruit. Bahan tersebut dapat diganti dengan ikan bakar atau ikan baung goreng. Tapi kata bang Indra, kalau mau khasnya Lampung ya, pakai Pindang Baung/Patin.

Cara membuat Seruit ini terbilang mudah, tinggal mencampur semua bahan yang sudah matang saja. Bahnnya adalah Pindang ikan Baung, Lalapan, sambal terasi, sambal nanas dan terong rebus, nah biasanya seruit ditambahkan dengan tempoyak (fermentasi durian). Yap, kurang lebih beberapa masakan tersebut dicampur jadi satu. Lalu bagaimana rasanya?

Sebelum kalian tahu rasanya seperti apa? Alangkah baiknya kalian tahu proses nge-mixnya.

  1. Ambil sambal terasi secukupnya, ambil sambal nanas secukupnya dan sesuai selera.
  2. Ambil terong rebusa atau terong bakar beserta lalapan mentah lainnya.
  3. Terakhir kalian harus stambahkan pindang ikan baung. Jangan semangkok ya, secukupnya saja! Kalian bisa mengambil beberapa sendok untuk bahan Seruit tersebut
  4. Setelah bahan sudah berkumpul dalam wadah berbeda, maka kita campur semua bahan tersebut dengan tangan. (tangannya harus higienis ya!)
  5. Setelaj semua tercampur, maka Seruit sudah bisa dinikmati bersama keluarga atau dengan teman-teman.

Menikmati hidangan khas daerah ada baiknya tidak hanya menikmati rasanya saja, tapi kita harus tahu sejarah hidangan tersebut.  Sejarah seruit Nyeruit bagi masyarakat Lampung adalah sebuah tradisi. Bahkan kegiatan tersebut dilakukan pada acara sakral seperti acara pernikhan atau acara adat masyarakat setempat. Ada sebuah makna kebersamaan dalam kegiatan nyeruit tersebut. Biasanya orang yang berhak nyeruit adalah orang yang tertua dalam keluarga tersebut atau ketua adat masyarakat setempat.

Nah, kalian udah tau kan, apa itu seruit dan cara mengolah seruit. Bila masih penasaran dengan rasannya kalian bisa langsung datang ke Lampung untuk mencobanya.

Artikel ini diikutsertakan pada Blogging Competition Jepret Kuliner Nusantara dengan Smartphone yang diselenggarakan oleh Gandjel Rel

Share This:

9 thoughts on “Mendulit Kenikmatan Seruit Di Lampung Timur

  1. Wuih, lama tinggal di Sumatera aku baru tahu kalau Lampung ternyata punya makanan khas begini. Hihihi. Salah satu bahannya ikan baung ya, mentah pula. Kebayang amisnya. Makan pindang baung yang ikannya ikut dimasak aja masih suka terasa ada amis-amisnya sedikit. Tapi yang pasti ini enak banget. Kalo nanti ke Lampung lagi bakal nyari, ah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *