Keindahan Alam Dari Atas Gunung Kunir Purworejo

Tak disangka Jawa Tengah memiliki keindahan alam yang memukau. Hanya saja tak setiap orang tau keindahan alam tersembunyi itu. Salah satunya adalah kabupaten Purworejo yang kerap kali terabaikan untuk disambangi. Gunung Kunir Purworejo adalah salah satu spot yang ada di kawasan rintisan desa wisata, Desa Benowo, Kecamatan Bener kabupaten Purworejo.

***

gunung kunir purworejo

Setelah melalui sebuah perjalanan panjang, jalan yang sempit dan tak begitu bagus untuk dilalui membuat saya dan teman-teman merasa lelah. Ditambah cuaca yang tak mendukung lantaran hujan yang turun tiada henti. Namun semua rasa lelah itu seolah terobati ketika sampai di posko desa wisata, desa Benowo dan disambut oleh keramahan warga setempat.

gunung kunir purworejo
Foto dari insanwisata

Kudapan khas desa wisata pun menyambut kami malam itu. Jajanan ndeso itu membuat saya merasakan kedamaian tersendiri. Desa yang terletak pada ketinggian kurang lebih 800 mpdpl ini menyapa kami dengan kesejukan udarannya.

gunung kunir purworejo

Tak cukup sampai di situ kami merasakan keindahan desa tersebut. Pagi-pagi buta, kami sudah disiapkan belasan ojek untuk membawa kami menyusuri jalan cor balok yang licin akibat hujan semalan. Hati serasa miris ketika roda sepeda motor yang saya tumpangi beberapa kali terleset dan keluar dari cor balok tersebut. “Aduh pak, saya belum kawin, kalau terpeleset bisa berabe, bawah jurang itu.” Saya pun tak ada hentinya bergumam kepada sang pengemudi yang sudah setengah baya. Mulut pun tak berhenti komat-kamit. Namun sang bapak hanya menjawab dengan santainya “Tenang mbak aman kok. Saya sudah terlatih.”

Setelah sekian lama saya dilanda ketengangan, akhirnya saya sampailah di sebuah tempat yang saya tuju. Gunung Kunir Purworejo. Di sana sudah ada Ica, Aya, Alfi dan menyusulah kak Ghozali yang kemudian mengajak kami naik ke gunung Kunir tersebut tanpa penerangan. Namun bias-bias sunrise cukup untuk menerangi langkah kami.

Salah satu kesalahan saya adalah salah memakai sepatu. Yap, harusnya saya memakai sandal gunung kesayangan tapi malah menggunakan sepatu canvas. Duh, kapan ya, ngetip terlepas dari sebuah kebodohan? Apakah ini kutukan? Ah sudahlah, medannya tak seterjal dan selicin trekking pada umumnya. Jalur trekking di gunung Kunir Purworejo ini sengaja dibuat menyerupai anak-anak tangga dari bambu yang ditanam di tanah. Jadi tak usah kawatir lah yaa, dengan alas kaki, asal tak memakai stiletto aja sih!

Sunrise di Puncak Gunung Kunir

Setelah bersusah payah menapaki anak tangga, akhirnya saya dapat menikmati Sunrise di atas Gunung Kunir. Tarik napas panjang dulu, sebelum mengabadikan beberapa spot yang menawan. “Eh, itu pantai selatan!” kata kak Ghozali tiba-tiba menyita perhatian. Masya Allah, nikmat Tuhan mana yang engkau dustakan? Tempat ini memang benar-benar menawan. Terbesit dalam ingatan akan bukit Pawuluhan di Pekalongan yang indahnya tak ada tandingannya.

gunung kunir purworejo

Untuk sampai di Gunung Kunir Purworejo ini, kalian tak perlu terlalu menguras tenaga kok, karena masih bisa dilalui menggunakan motor roda dua, meskipun jalannya terkadang licin kala hujan, sempit dan naik turun. Tapi, dijamin deh, setibanya kalian sampai puncak gunung Kunir semua keluhan kalian akan sirna.

Kami, memang tak mendapatkan golden sunrise di atas guung Kunir tersebut, karena di sebelah timur, terhalang oleh sebuah bukit dan pagi itu memang kondisinya sedang berawan. Tapi, bila kalian datang di sore hari maka saya jamin kalian akan menikmati keindahan sunset tanpa terhalang apapun.

Di gunung kunir ini pun, banyak sekali spot-spot foto selfie yang dapat kalian ekplore dan dapat kalian jadikan tempat narsis. Tapi yang bikin saya agak sedih adalah saya masih melihat beberapa sampah di kawasan tersebut, padahal sudah disediakan tempat sampah. Atau mungkin pengunjung tak menyadari keberadaan tempat sampah di sana. Ada atau tidaknya tempat sampah, baiknya kalian membawa sampah kalian kembali turun.

 

gunung kunir purworejo

Sepanjang mata memandang saya terhipnotis akan keindahan alam yang memang benar-benar memukau. Gundukan-gundukan bukit nan hijau dengan kabut-kabut putih turut menghiasi lukisan alam ini. Setelah puas menikmati segala keindahannya, kami pun segera turun dan menuju ke air terjun Benowo yang berada tak jauh dari gunung Kunir. (untuk tau ulasan tentang air terjun Benowo, simak pada artikel selanjutnya ya!)

Tips Untuk Menuju Gunung Kunir

  1. Siapkan mental dan tenaga untuk menuju desa wisata Benowo yang menjadi sebuah titik kumpul sebelum nenuju gunung Kunir.
  2. Gunakan kendaraan yang tidak terlalu besar dan pastinya kuat dalam segala medan. Bila kalian menggunakan kendaraan roda dua, pastikan kendaraan kalian sehat dan terbiasa dengan tanjakan yang tajam.
  3. Perhatikan kostum yang kalian pakai, jangan sampai kalian salah kostum terutama alas kaki. Pakailah alas kaki yang nyaman dan baju yang dapat menyerap keringat dengan cepat.
  4. Jika kalian ingin menuju gunung Kunir, kalian dapat datang pada pagi hari tapi saya lehih menyarankan bila sore hari, karena pemandangan sunset lehih mempesona.
  5. Bawalah air mineral secukupnya agar tidak mengalami dehidrasi di jalan.
  6. Siapkan beberapa gaya untuk foto di spot yang sudah disediakan.
  7. Cek baterai kamera dan memori kalian ya, jangan sampai saat asik-asiknya foto, kamera mati atau memori penuh.

Bagaimana dengan kalian? Penasaran dengan gunung Kunir? Udah, tak perlu ragu, buruan atur jadwal cuti kalian untuk segera cus, ke Purworejo. Masih bingun dengan lokasi gunung kunir? Coba tengok peta di bawah ini!

Share This:

Tinggalkan Comment di Sini ya...! Tapi Jangan Tinggalin Link Hidup!!!

26 Comments


  1. // Reply

    desa, pegunungan, dan udara yang segar, aihh… luluh hati adek…. 😀

    huhuhu… pengen ke sana kapan2.


  2. // Reply

    Alas kaki kanvas.
    Converse bukan mba ? 😀

    Duuh enaknya.. aku aja blm pernah naik gunung gunung 😀

    Eh ini tapi tadi disebutkan naik naik tangga.
    Apakah gunung ini mirip mirip sama bromo?

    lah tapi kok keren ada air terjunnya juga ?


    1. // Reply

      bukan kak, temannya Converse. Haha, jadi anak tangganya berbentuk tanah gitu kan bukan dari cor. Keren lah pokoknya.


  3. // Reply

    uwaaa syahduuu ya Miya,,,sayang abnget hari kerja, urung mendaftar aku


  4. // Reply

    aku kemaren posting di instagram terus captionnya ku tulis gunung kunir 800 mdpl langsung dibenerin sama admin purworejo 🙁


    1. // Reply

      jadi yg benar brapa? kata si Irzal segitu dan katanya dibuktikan sama appsnya mas Ghoz gt. hehe



  5. // Reply

    Aiih…pemandangannya… Subhanallah… Pengen ke sana juga.. tapii.. *elus2dengkul


  6. // Reply

    Bening banget fotonya, wah kapan-kapan ke curug benowo dan gunung kunir purworejo ini, kalau mobil ada aksesnya mi ☺


  7. // Reply

    masih teringat, yang paling uasem dari Gunung Kunir adalah perjalananannya. Bikin kaki langsung loyo semua. Apalagi pas naik ojek. aduh. mending aku yang nyetir lain kali


  8. // Reply

    Oh my…. Wakai rakyatku…. Begitulah kira2 bunyi sepatumu kak. Wakakakaka Desa Benowo ini menyimpan banyak potensi yak, cucok bgt lah bt mengasingkan diri dr hiruk pikuk kota & masa lalu. Isssssh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *