Geowisata Batu Belimbing, Merupakan Wisata Unik di Bangka Selatan

Salah satu spot wisata unik di Toboali Bangka Selatan adalah Geowisata Batu Belimbing. Sebelumnya tak pernah terlintas dalam pikiran saya mengenai bentuk dan wujud batu belimbing tersebut. Namun, setelah saya datang ke lokasi saya menjumpai tumpukan batu granit yang segede gaban menyerupai buah belimbing.

Geowisata batu belimbing

Selama saya di Toboali, geowisata batu belimbing ini kerap kali saya dengar dari penduduk sekitar, mungkin mereka mencoba memberikan sebuah informasi tempat wisata tersebut, agar banyak pengunjung yang datang ke sana. Dengan rasa penasaran, saya pun mencari info keberadaan tempat wisata Batu Belimbing, berada.

Selain wisata yang bahari indah, Bangka Selatan mempunyai sederet wisata alam dan sejarah lainnya. Salah satunya adalah geowisata Batu Belimbing, tersebut. Geowisata ini berada di Kabupaten Bangka Selatan. Tepatnya ada di dusun Jebu Laut Desa Kelabat, Toboali.

Proses Terbentuknya Batu Belimbing

Takjub melihat fenomena tersebut saya pun mencari tahu kenapa batu-batu besar tersebut ada di sana? Siapa yang meletakkan batu granit segede gaban di sana? Apakah manusia? Atau setan? Ah, pikiran liar saya tiba-tiba melintas tak jelas.

Menurut cerita yang saya dapatkan, batuan tersebut terbentuk akibat pembekuan magma dalam perut bumi yang terjadi sekitar 270 juta tahun lalu yang tersingkap di daratan. Wah, sungguh sulit terbayangkan. Sebuah fenomena alam yang tak seorang pun dapat memprediksikannya. Termasuk saya, yang sempat tertegun ketika melihat penampakan bongkahan batu besar tersebut.

Adanya fenomena ini, dapat menambah keanekaragaman potensi yang ada di Bangka Selatan. Rasanya tak akan bosan, bila berkunjung ke sana lagi. Hehe.

Geowisata batu belimbing

Menurut pakar geologi, komposisi Batu Belimbing ini terdiri dari mineral biotit, pyroksen, hornblende, kuarsa, plagioklas, cassiterit dan amphibol. Fenomena batu granit seperti Batu Belimbing di dunia tidaklah banyak, karena fenomena ini tergolong fenomena alam yang langka.

Bagaimana Untuk Sampai Ke Sana?

Tak perlu menempuh perjalanan panjang ketika saya ingin berkunjung ke kawasan geowisata Batu Belimbing tersebut. Saya hanya membutuhkan waktu tempuh selama 10 menit dengan mengendarai mobil dari pusat kota Toboali, Bangka Selatan. Akses jalan menuju kesana pun terbilang cukup bagus dengan jalan beraspal.

Sepanjang perjalanan menuju kawasan geowisata tersebut, saya melihat aktivitas warga dari dalam kaca mobil. Jalan selebar 3 meter kami lalui dengan pemandangan rumah-rumah penduduk di kanan dan kirinya. Nampak beberapa penduduk desa sedang duduk santai di depan teras rumah mereka bersama anak-anaknya.

Geowisata batu belimbing
Foto bersama anak-anak yang menyambut kedatangan kami

Menariknya adalah, entah kenapa anak-anak mereka melambaikan tangan ketika mobil kami sedang melaju pelan melintasi rumah mereka. Mengetahui hal tersebut, sontak kami pun membalas lambaian tangan mereka. (Jadi berasa artis. Haha)

Baca Ini Juga : Senangnya Terdampar Di Tanah Habang

Wah, rupanya masyarakat sangat ramah terhadap wisatawan. Benar saja, sesampainya di sana kami disambut oleh beberapa anak, yang nampak senang melihat kedatangan kami. Seolah cari perhatian kepada. Kami pun jadi merasa senang sekali dengan sambutan mereka dan sesekali kami mengajak mereka foto bersama. Beberapa teman menyuruh sang anak berpose dan menjadi obyek foto mereka. Hihihi, mereka lucu-lucu.

“Ayo dik, sini foto bareng.” Sapa saya kepada mereka.

Sambil tersenyum malu-malu mereka saling dorong temannya untuk menuju ke arah kami. “Udah, semuanya aja, yok foto bareng.” Lantas, saya pun mengajak semuanya dan menggandeng tangan mereka.

Geowisata batu belimbing

Satu, dua, Tiga, Cekrek. Sebuah foto telah diambil bersama mereka. Geowisata ini sangat unik untuk dinikmati, apalagi pada waktu sore hari. Kalau cuaca sedang bagus, kita dapat sekalian menikmati sunset di sana. Pemandangan laut di bawah Batu Belimbing tak surut menarik perhatian saya. Tapi sayang, langit sore itu tak begitu cerah, namun saya masih bisa menikmati fenomena alam ini. Tempat wisata ini, dapat menjadi sebuah tempat wisata yang unik.

Keramahan penduduk sekitar membuat kami merasa nyaman. Untuk menikmati fenomena Batu Belimbing tersebut, kita tidak dikenakan biaya. Bebas keluar masuk tanpa sebuah tiket yang dibebankan kepada wisatawan.

Spot geowisata batu belimbing ini sangat bagus bila dijadikan sebagai tempat foto prewedding, lho! Siapkan saja pasangannya lalu bergayalah di bawah tumbukan batu garanit segede gaban itu.

Share This:

13 thoughts on “Geowisata Batu Belimbing, Merupakan Wisata Unik di Bangka Selatan

  1. Kereeen yaaa…kapan ya, bisa menyeberang pulau sampai ke sana. Bangka-Belitung aja blm pernah pdhl bnyk bgt objek menariknya yaaa

  2. Batunya unik dan memukau. Tapi sayang nya jauh di sana…. Itu kalau di kelola dg baik…JD tempat wisata yg sangat menarik bu

  3. Batu ny unik bgt….
    aku tanya y…… klau mau ke batu belimbing dari jkt, pesawatmy ke bangka apa bangka belitung….trimksh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *