Datang Ke Tempat Sejarah Membosankan? Cobalah Tips Berikut Ini!

,

Entah kenapa daya tarik masyarakat untuk pergi ke tempat bersejarah sangatlah minim. Mereka lebih tertarik pergi ke tempat yang dianggap hits atau kekinian dan sesekali pergi  ke wisata yang menyuguhkan keindahan alamnya. Sah-sah sih, kita mau pergi kemana yang kita mau. Mengingat sebuah kata Jas Merah yang pernah dilontarkan oleh para pejuang bangsa (Bung Karno), tak ada salahnya jika kita sesekali mengunjungi tempat bersejarah.

Katerdal
Katerdal

Sebenarnya banyak sekali lho, manfaat yang kita peroleh untuk datang ketempat bersejarah. Namun memang orang merasa kurang menarik dengan pemandangan yang disuguhkan. Ya, sejauh mata memandang kita akan disuguhkan oleh barang-barang kuno, dan bangunan-bangunan tua yang kadang sudah hampir roboh. Apa bagusnya? Melihat bangunan tua yang sudah ditumbuhi banyak lumut dan ilalang. Terkdang juga melihat barang-barang kuno yang sudah berkarat dalam lemari etalase.

Nah, dalam bahasan kali ini saya akan memberikan beberapa tips, agar kunjungan kalian ketempat sejarah jadi lebih menyenangkan dan nggak bosen melihat benda-benda kuno yang sudah tak terpakai itu.

1.Sewa Guide untuk menemani perjalanan kalian.

Tak ada salahnya bila kalian mengeluarkan uang lebih untuk menyewa seoarang guide untuk menemani perjalanan kalian. Terlebih lagi jika kalian datang ke sebuah museum. Dengan menyewa guide kita akan diberikan sebuah penjelasan yang detail mengenai sejarah. Selain itu kita pun juga dapat mengajukan beberapa pertanyaan seputar sejarah yang belum kita ketahui. Dari situ, perjalanan kalian berkeliling ke tempat sejarah akan lebih menyenangkan dibandingkan jika kalian hanya datang dan melihat-lihat, serta membaca keterangan yang tertempel pada kaca etalase.

sejarah

2.Ajaklah anak-anak untuk mengenal sejarah.

Dari dulu, anak-anak suka sekali dengan dongeng. Seperti nenek saya yang sering mendongeng kepada saya tentang, cerita kancil yang suka mencuri timun. Cerita fiktif yang sering digemari oleh anak-anak. Pernah tidak, kalian berfikir jika dongeng fiktif diganti dengan cerita sejarah? Kalian dapat mengolah cerita sejarah menjadi sebuah dongeng. Cerita tentang sebuah kerajaan  yang pernah berjaya di Bumi Nusantara.

Kehadiran mereka bersama kita, tentunya suasana untuk menelusuri sejarah akan sangat interaktif dan asik. Terutama bagi orang tua muda, hal ini baik sekali untuk memberikan informasi kepada anak-anak. Berkunjung ketempat bersejarah dan menceritakan sejarahnya kepada anak-anak akan sangat efektif karena daya ingat anak akan terlatih dan mereka cenderung berperan sebagai alat perekam yang kuat.

3.Browsing tentang tempat yang akan kita kunjungi

Sebelum berkunjug ke tempat sejarah tujuan kita, ada baiknya kalian browsing dulu menegnai sejarah tempat tersebut seperti apa dan sejarahnya bagaimana? Hal ini akan memudahkan kita untuk mengetahui cerita di balik tempat yang sedang kita kunjungi. Tanpa perlu adanya guide kita sudah bisa menerka-nerka seperti apa cerita di dalamnya. Menarik bukan?

4.Jangan pergi sendirian.

Makin ramai makin asik. Dengan pergi beramai-ramai bersama teman, kita bisa bertukar pendapat dan informasi terhadap tempat yang sedang kita kunjungi. Mungkin salah satu dari teman kita mengetahui lebih banyak tentang cerita yang terjadi pada masa lampau.

traveling

5.Carilah Spot yang menarik untuk diabadikan

Traveling itu tak bisa lepas dengan yang namanya foto. Selain mengabadikan moment traveling kalian, akan lebih menarik lagi jika kalian mencari spot yang unik ketika mengunjugi tempat-tempat sejarah. Karena tempat-tempat sejarah adalah tempat yang unik untuk diabadikan dalam foto kita. Misalnya, kita datang ke kota lama Semarang, tentunya kita akan disuguhkan oleh beragam bangunan tua. Akan sangat menarik jika kalian berfoto ria dengan background bangunan tua tersebut bukan? Lalu kalian bisa upload di instagram kalian. Hehe.

sejarah

6.Bayangkan  dan bandingkan kejadian masa lalu dengan sekarang.

Hal yang paling menyenangkan adalah membayangkan suatu kejadian masa lampau ketika kita berada di tempat kejadian tersebut. Belajar sejarah adalah belajar tentang masa lalu. Bukan berati kita belajar untuk tidak move on, lho! Jadi ketika kita datang ke Lawang sewu tentunya kita akan mendapatkan penjelasan mengenai beberapa kejadian yang pernah terjadi pada masa lampau dan pertempuran lima hari Semarang. Ketika seorang guide menjelaskan tentang deskripsi dan sejarah tempat itu kita bisa sedikit membayangkan bagaimana kejadian pada masa lampau. Lalu bandingkan dengan masa sekarang yang sudah dirasa aman. Dari hal tersebut dapat menumbuhkan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Traveling memang tidak hanya sekedar datang ke sebuah destinasi untuk melihat, foto-foto lalu pergi. Melainkan sebuah proses untuk merangkum sebuah kejadian yang kita jumpai dan kita alami selama dalam perjalanan. Destinasi yang kita tuju adalah sebuah bonus untuk mengucap rasa syukur.

Jika kalian punya cara lain untuk mengemas perjalanan yang lebih menarik ketika datang ke tempat sejarah bisa di-share pada kolom komentar di bawah ini! Happy traveling…! Sampai jumpa pada artikel selajutnya.

Share This:

Tinggalkan Comment di Sini ya...! Tapi Jangan Tinggalin Link Hidup!!!

6 Comments


  1. // Reply

    Aku sih lebih suka browsing dulu…biar kebayang suasana masa lampau dan maksud dari yg kita tuju


  2. // Reply

    Aku suka ke museum… tapi museum Indonesia suka serem gitu ya.. spooky.. hehe… Tapi tetep suka sih… Anakku terakhir kuajak ke Museum Ranggawarsita juga excited, tanya ini itu… bundanya yang kewalahan jawabnya 😀


  3. // Reply

    Kadang di beberapa museum ada yang tidak menyediakan guide, makanya saya browsing2 dulu baik pra maupun pasca berkunjung museum. Kalau ada guidenya memang malah lebih enak, jadi bisa tanya banyak hal 🙂


    1. // Reply

      iya kak memang tidak semua museum menyediakan guide, salah satu alternatif lain seperti itu. hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *