Secangkir Kopi di Dalam Gedung Tua

,

Menyesap segelas kopi memang sudah sangat biasa, dan mungkin sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat. Ngopi di sore hari bersama teman-teman. Yah, kegiatan tersebut bisa menjadikan sebuah aktifitas yang digemari. Rasanya sudah tidak asik lagi jika kita hanya ngopi di rumah, sendirian. Kegemaran ngopi sepertinya sudah menjadi budaya. Hingga pada akhirnya munculah berbagai macam jenis coffee shop.

coffee

Dari mulai coffee shop pinggir jalan, sampai sekelas coffee shop ternama. Pada initinya, mereka menawarkan berbagai macam varian kopi. Persaingan bisnis pun semakin ketat, sehingga sang owner tak mau kalah kreatif untuk menarik pelanggan setianya. Untuk duduk berlama-lama di kafe mereka, menikmati secangkir kopi special dan esoknya akan kembali lagi dengan kegiatan yang sama, bahkan mengajak teman-teman mereka.

Salah satu coffee shop yang menarik perhatian saya adalah coffee toffee yang berada di taman Apsari Surabaya. Meskipun coffee shop ini merupakan kafe waralaba, yang mempunyai banyak cabang di Surabaya. Soal rasa, saya yakin sama seperti coffee toffee di cabang lain. Namun, soal tempat ini sangat beda. Saya merasa menikmati kopi di era masa lampau.

kopi2

kopi3

Suasana tempat begitu nyaman, bersih dan jadul. Kedai kopi ini berada di dalam sebuah bangunan kantor post Surabaya. Bangunan yang di bangun pada tahun 1815 ini, merupakan bangunan cagar budaya yang di bangun pada masa kolonial Belanda. Uniknya bangunan tua ini, selain dijadikan sebagai coffee shop, setengahnya lagi sebagai kantor post yang masih beroprasi normal, lho!

Terkadang, nongkrong di kedai dengan suasana klasik seperti itu bisa membuat kita menjadi tenang. Terlebih lagi buat saya yang hobi mengasingkan diri di coffee shop dengan laptop dan koneksi wifi yang kenceng. Berbagai ide untuk nulis pun saling berdatangan. Dengan catatan tempat tidak terlalu ramai dan ricuh.

kopi1

Namun sayang, musik yang ada di dalam kafe tersebut adalah musik-musik masa kini. Jadi, membuat suasana agak sedikit tidak kontras. Melihat bangunanya yang tua, unik, dan beberapa lampu dengan sorot berwarna kuning hangat, namun musik yang diputar bukan sebuah musik klasik.

kopi5

Soal harga, kalian tidak usah pusing deh! Karena tempat tongkrongan ini tidak banyak menguras dompet kalian kok. Harga yang dipatok masih terbilang standart dan rasanya pun masih seimbang dengan harganya. Tak ada salahnya kan, menyesap kopi sambil membayangkan masa lalu. Hehe

Share This:

Tinggalkan Comment di Sini ya...! Tapi Jangan Tinggalin Link Hidup!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *