Petung Merapi Menjadi Saksi Bisu

Masih ingatkah kalian tentang tragedi meletusnya gunung Merapi? Sebuah bencana alam yang tidak dapat dihindari oleh setiap masyarakat desa Petung kabupaten Sleman dan sekitarnya. Banyak sekali korban akibat bencana alam tersebut. Besarnya kerugian pun tak dapat lagi mereka hitung jumlahnya.

petung merapi

Saya memang tidak merasakan secara langsung apa yang mereka rasakan saat itu. Namun ada sedikit rasa iba dan bayangan yang menyelimuti pikiran saya, ketika saya datang di sebuah lokasi reruntuhan akibat bencana tersebut. Rumah yang sudah tidak beratap, namun masih terlihat jelas sisa-sisa perabot yang meleleh terkena semburan awan panas.

Bisa dilihat betapa dahsyatnya semburan awan panas tersebut. Beberapa ternak mati dan hanya tulang belulang yang tersisa. Terlihat miris. Namun, tempat tersebut justru malah menjadi tempat wisata Omahku Memoriku. Rumah tanpa atap itu seolah menjadi saksi bisu sebuah tragedi merapi yang memorakporandakan rumah tersebut dan rumah yang lain yang ada di sekitarnya.

petung merapi

petung merapi

Museum Omahku Memoriku ini terletak di desa Petung, tepat di lereng gunung Merapi. Jaraknya pun tak terlalu jauh, hanya 7 km. Pantas saja dampak yang dirasakan begitu terasa. Untuk mencapai ke desa ini kalian bisa menempuhnya dengan menggunakan jeep. Biasanya rute ini wajib dilewati ketika kita melakukan lava tour.

Rumah-rumah tersebut sengaja tidak di perbaiki sama pemiliknya, bukan karena bisa menjadi lahan pangan tapi, semua penduduk yang berada di zona rawan bencana kini sudah di pindahkan dan dibuatkan rumah hunian tetap atau HUNTAP oleh pemerintah Kabupaten Sleman.

petung merapi

Saya mengedarkan pandangan kesegala arah, melihat semua puing-puing perabotan yang ada di dalam rumah, seraya membayangkan kejadian kala itu. Sudah tak dapat saya bayangkan, melihatnya di siaran televisi waktu itu sudah cukup membuat saya begidik. Belum lagi beberapa poster yang melekat di dinding rumah tersebut. Poster-poster tersebut adalah gambar saat merapi sebelum meletus, hingga merapi meluluhlantahkan desa Petung tersebut.

merapi

Namun saat saya berkunjung di sana, saya melihat keindahan Merapi yang menjulang tinggi. Tak heran jika teman-teman senang sekali mendaki ke Merapi dan cerita indah kerap kali saya dengar dari mereka setelah turun dari pendakian.

merapi

Share This:

10 thoughts on “Petung Merapi Menjadi Saksi Bisu”

  1. Bencana alam ini bencana yang paling jadi sorotan sih menurutku. Soalnya mbah Marijan yang terkenal itu meninggal saat kejadian ini. Sedih memang melihat Gn. Merapi yang meluluhlantahkan desa di sekitarnya

  2. Saya belum pernah ke sini, tapi pernah merasakan mendaki Gunung Merapi, dan menjadi saksi kebesaran dan kegagahannya. Tak mudah berdampingan dengan gunung berapi, tapi wafatnya Mbah Maridjan mengandung hikmah, bagaimana kesetiaan beliau pada sebuah pengabdian.

    Foto-fotonya sudah cukup membuat saya ikut begidik, membayangkan kengerian saat itu… 🙁

    1. iya kak, miris sekali jika membayangkan kejadian waktu itu. Kita sebagai anak cucunya cukup memetik hikmah dari kejadian itu dan selalu menjaga alam.

  3. Gunung merapi ini memang bisa jadi sebuah hiburan yang sangat menyenangkan, tapi bisa juga menjadi sebuah bencana yang meluluhlantahkan.

    Btw, desa itu mungkin sekarang jadi desa mati, ya? Karena semua penduduknya udah dipindahtempatkan. Gue pribadi juga kayaknya kalo maen ke sana, pasti merinding, apalagi sambil ngebayangin kejadian waktu meletudnya

    1. iya kak, karena sebagian besar penduduk diindahkan ke zona aman. Tapi masih ada beberapa penduduk yang masih bertahan juga. hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *