Sate Kelinci Mbah Ganis

,

Malam minggu dengan suasana langit yang cerah. Sinar rembulan nampak begitu terang dengan warna jingga yang membaur di awan. Suasana yang cerah tak membuat perut saya yang lapar menjadi kenyang. Apalagi disuguhi dengan beberapa pengendara motor yang berboncengan dengan pasangannya. Bukanya saya galau lalu merasa lapar? namun suasana yang cerah dan udara dinginlah yang membuat cacing di perut saya mulai berontak.

Kelinci Awul2
Kelinci Awul2 by insanwisata.com

Malam itu kami melaju kearah Kaliurang. Tujuan kami ingin berwisata kuliner. Mencari makanan yang tak biasa saya makan dan makanan  ini identik dengan cuaca dingin. Entah kenapa selalu saya temukan di dataran tinggi. Walaupun saya sering menjumpai ketika saya traveling ke tempat yang tinggi namun saya belum pernah menikmati kudapan lezat ini.

Sate Kelinci. Membaut saya membayangkan kelucuan dari hewan tersebut. Tidak pernah sekalipun saya membayangkan rasa daripada daging dari kelinci itu sendiri bahkan membayangkan dia harus mati dan dinikmati.

Namun kali ini saya ingin mencicipinya. Merasakan lezatnya daging tersebut (kata orang sih gitu…). Saya ingin membuktikan “Kata Orang” tersebut. Mobil yang kami tumpangi, yang dikemudikan oleh bu Evi berhenti tepat di sebuah warung Sate yang khas dan terkenal di Kaliurang.

MG1

Warung kecil tersebut adalah warung satai kelinci mbah Ganis yang ramai dengan hiasan lampu dan banyak sekali pengunjung yang menikmati kudapan lezat itu. Saya segera menempatkan diri, duduk dengan memilih menu yang ingin saya nikmati. Sebelum memilih menu saya cek in dulu di path, yah..biar dibilang kekinian gitu. Ternyata di path saya temukan “Warung Mbah Ganis” wohh…ternyata cukup terkenal yah.

Pertama lidah saya merasakan sebuah masakan berbahan dasar kelinci (Sate kelinci) hemm…berasa sayang jika nasi yang tersaji tidak ikut habis. Rasannya yang gurih dan crunchy dan tekstur dagingnya mirip dengan sate ayam.

Bau amis dan anyir pun tak tercium oleh indra penciuman saya. Tidak hanya itu bumbu yang tercampur dengan tusukan sate tersebut menggoyangkan lidah saya. Apalalagi dengan cuaca yang dingin seperti di kawasan Kaliurang ini. Ditambah dengan sajian minuman khas tradisional seperti wedang uwuh yang disajikan hangat.

Tidak hanya menyediakan sate kelinci saja. Warung makan ini juga menyediakan berbagai macam variant rasa dengan olahan daging kelinci yang nikmat. Kandungan dari daging kelinci yang rendah lemak cocok sekali untuk para penderita kolestrol.

MG2

Share This:

Tinggalkan Comment di Sini ya...! Tapi Jangan Tinggalin Link Hidup!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *