Rumah Tegel Warisan dari Lasem

, , ,
jejakjelata1
Suasana Rumah Tegel tampak dari luar

Perjalananku bermula dari ide nekatku untuk pergi dengan membawa uang pas-pasan. Nekat memang. Sama seperti otakku yang sedang carut-marut. Siang, sekitar jam 10.30 wib, aku bersama bus Sinar Mandiri jurusan Semarang-Surabaya pergi menuju Lasem. Sebuah kecamatan yang berada di kabupaten Rembang. Bus melaju kencang sehingga membawaku tiba di lasem jam 11.00 wib. Setibanya di Lasem aku bertemu tiga orang temanku. Kak Bolang, Kak Indri dan Gana mereka bisa dikatakan sebagai serius traveler. Aku bertemu mereka di sebuah rumah tua bernama “Gerbang Amba” atau yang sering di sebut rumah candu.

Terik matahari yang bersinar terik di atas kepala tidak menyurutkan niat kami untuk berjelajah mengunjungi tempat heritage di Lasem.

“Nanti kita akan pergi mengunjungi rumah tegel.” Ucap salah satu diantara mereka. Tapi aku lupa siapa?

Mendengar “Rumah Tegel” aku merasa penasaran dan bayangan di otakku adalah sebuah rumah, mungkin kuno dan beralaskan tegel. Oke, sampai situ selesai. Apa bedanya dengan rumah-rumah yang lain misalnya? Kurang menarik terdengar di kupingku. Tapi hati kecil ini merasa penasaran. Ya, memang aku kepo (selalu ingin tahu). Meskipun banyak teman yang menilaiku sebagai manusia introved yang banyak bicara (nggak nyambung alias konslet). Biarin ah, peduli setan!

Setelah kami membeli BBP (Bahan Bakar Perut) alias makan siang. Kami kembali menyusuri jalan sekitar satu kilometer dan sampailah di rumah tegel.

jenis tegel yang terpampang di depan teras rumah tegel.
jenis tegel yang terpampang di depan teras rumah tegel.

Mataku mulai terbelalak melihat bangunan tua itu. Di depan rumah tersebut terdapat beberapa motif corak tegel yang menarik perhatian saya.

Lorong menuju halaman belakang Rumah Tegel
Lorong menuju halaman belakang Rumah Tegel

Lalu kami pun masuk kedalam melalui sebuah lorong yang memisahkan dua bangunan tua itu. Waow, luas sekali. Kepalaku tak berhenti mengok ke kanan dan ke kiri mengamati setiap celah dan kusen-kusen bangunan tua itu. “Antik dan artistik.” aku bergumam pelan dan merasa kagum.

ini adalah foto pemilik rumah tegel dan pendirinya.
ini adalah foto pemilik rumah tegel dan pendirinya. Lie Thiam Kwie

Di bagian belakang rumah itu terdapat teras yang menghadap ke selatan yang di penuhi dengan perabo-perabotan antik jaman belanda.

jejakjelata3
Teras belakang Rumah Tegel yang masih terlihat unik dan tua.

Aku melemparkan pandangan ke setiap arah dan nampak terlihat olehku sebuah foto menempel di dinding. Foto pemilik rumah yang pertama bernama “Lie Thiam Kwie”. Seorang pengusaha tegel keturunan tionghoa tapi memiliki pemikiran dan pola hidup seperti orang belanda.

jejeakjelata5
salah satu perabot kuno yang terdapat di teras rumah bagian belakang

Kenapa rumah ini di sebut “Rumah Tegel” ?

Karena rumah ini dulunya terdapat pabrik tegel terbesar di Lasem yang memproduksi berbagai macam tegel dengan berbagai motif. Sampai sekarang pun sebenearnya masih berproduksi hanya saja hasil produksi itu berupa paving blok.

Rumah tegel ini di huni oleh keturunan dari Lie Thiam Kwie, yang sayangnya waktu aku aku kesana beliau tidak berada di rumah. Menurut penjaga beliau tinggal di Semarang. Jadi aku tidak mendapatkan banyak informasi tentang rumah ini.

Tidak hanya perabotan-perabotan kuno saja yang dapat aku temui disini melainkan juga menemukan sebuah faktur pesanan dan cara merawat tegel yang masiih menggunakan ejaan lama.

IMG_3765
Ini adalah petunjuk cara perawatan tegel.
IMG_3766
Faktur

Bukan hanya itu saja, di teras bagian belakang juga terdapat macam-macam tegel buatan pabrik ini yang sengaja di pamerkan.IMG_3761 IMG_3762 IMG_3760

Apakah setelah membaca deskripsi singkat ini kalian para pecinta budaya merasa tertarik untuk datang kesana? Masih banyak yang disuguhkan di sana. Dan kalau beruntung bisa bertemu dengan pemilik rumah yang sekarang, kalian bisa masuk kedalam rumah utama dan mendapati berbagai macam barang kuno dan antik disana.

Share This:

Tinggalkan Comment di Sini ya...! Tapi Jangan Tinggalin Link Hidup!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *