Cari Muka

topengSesuai dengan judul di atas kali ini saya ingin membahas sedikit tentang “Cari Muka” . Apa itu cari muka? Hayoo apa hayo? Nggak ada yang tahu? ato sungkan buat menjawab? atau memang pelaku cari muka??? oke mari kita bahas saja.Cari muka (adj) suatu perbuatan yang selalu mencari-cari kesalahan orang lain untuk suatu tujuan tertentu.

Cukup jelas bukan…?

Fenomena ini biasanya di lakukan atau sering di temukan di kantor, di forum, di dalam organisasi, di rumah, di sekolah, di bus (biar bayar separo) hehe. Orang-orang yang sering cari muka di sebabkan karena :

1. Tidak nyaman atas posisi yang sedang hadapi. Dan mereka selalu mempunyai motif tertentu selain motif kembang-kembang dan kotak-kotak. Misal Di dalam aera organisasi, si A beberapa bulan ini sering hadir terlambat dalam acara rapat bulanan yang diselenggarakan setiap bulan dan si A menjabat sebagai sekertaris yang wajib untuk mencatat dan membacakan notulen rapat. Lalu sang ketua menyuruh anggota lain untuk menggantikan sementara posisi tersebut karena acara rapat sudah di mulai. Karena terjadi berulang kali dan dia sering di tegur dia pun kehilangan muka. Maka posisi si A mulai tidak aman karena dia takut untuk di ganti maka si A beriniatif untuk “Cari Muka” dengan cara mencari-cari kesalahan kepada teman-temannya yang lain dan merasa dia paling benar. Karena dia sudah kehilangan muka dia pun “Cari Muka”.

2. Dikarenakan ada sifat ke iri-an terhadap teman.¬† Ketika teman mendapatkan sebuah prestasi, menbeli mobil baru, rumah baru, punya ilmu baru, punya anak baru istri baru,suami baru dan lain-lain. Sedangkan dia masih awet jomblo dan tidak berkembang. Maka dari itu dia punya inisiatif untuk “Cari Muka”. Tapi memang orang yang sering cari muka biasanya dia berada di bawah kemampuan kita dan otaknya tidak berkembang karena sibuk mengurusi urusan orang lain ketimbang sibuk buat belajar.

3. Merasa sok pinter kalau menurut bahasa jawanya “keminter”. Terkadang orang yang merasa¬† sok pinter akan mudah mempengaruhi orang lain dengan cara menghasut yang tidak-tidak seperti memfitnah mengolok-olok bahkan mem-bully. Sungguh terlalu.

Banyak sekali oknum “Cari Muka” di sekitar kita. Maka dari itu waspadalah dan berhati-hatilah. Karena mereka adalah musuh dalam selimut (bukan yang tanda kutip lhoo). Kita tidak akan bisa menyangka siapa dia dan bagaimana dia melakukannya.

Kegiatan “Cari Muka” ini terjadi jika ada pelaku dan salah satu orang yang di jadikan panutan, si Bos misalnya. Dan sang pelaku nggak akan segan-segan menghabisi mangsanya selayaknya predator (predator kantor). Bahanya lagi ketika kita incaran mereka lalu kita melakukan sedikit kesalahan maka kesalahan kecil dan sepele itu akan menjadi fatal dan mengakibatkan posisi kita tidak aman seperti berdiri di atas jurang lalu siap di tendang (matek). Oleh karena itu ketika kita yang menjadi panutan dalam suatu kelompok atau menjadi Bos dalam suatu instansi, sebaiknya bersikap selektif kepada setiap anggota yang di bawahinya. Mencari tau dulu sebelum men-judge seseorang yang menjadi target pelaporan.

Ada yang bilang teman kita adalah musuh kita. Sebetulnya saya kurang setuju dengan kalimat itu. Nggak semuanya kok mereka, teman kita seperti itu. Boleh kita bersaing, bersaing mendapatkan nilai yang bagus, bersaing mendapatkan, bonus, reward atau bersaing untuk menjadi istri simpanan bos kalian. Silahkan… Tapi yang sportif. Gunakan akal sehat dan hati nurani kalian dalam berkompetisi. Toh nggak ada salahnya. Tunjukkan prestasi yang kita dapat dengan cara yang wajar dan tanpa menyakiti teman kita. Toh paling tidak kita secara tidak langsung sudah mengamalkan sila ke 2 “Kemanusiaan yang adil dan beradab” adil dalam menentukan siapa yang memang berhak menjadi pemenangnya. Yang menang yaa yang berprestasi bukan yang berprestasi “Cari Muka”.

Karena perbuatan “Cari Muka” itu seperti ulat yang menghamai tanaman. Tidak hanya satu daun yang berlubang tetapi bulu nya membuat gatal seseorang yang ada di samping nya, sangatlah tidak nyaman. Berfikirlah sehat buang prasangka licik,picik atau apalah itu. Berusahalah bersikap sprortif. Karena Sportif adalah mental Jawara sebagai calon Juwara.

Pesen Aja : Kalau kerja bawa muka sendiri-sendiri yaa,,biar gak pada cari muka kalau nggak punya beli di indomaret terdekat.

*Selamat Malam,

** Dibaca boleh, di like juga boleh, di coment silahan, di Share trimaksih,,,,

*** kalau nggak suka di tutup saja…

——————————see you next posting—————————

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *