Pengaruh Gadget terhadap Anak-anak

Sudah memasuki tahun 2015 yaa?? hemmm,, semua orang juga tahu. Yaa,, kalau kita membahas tentang perayaan pergantian tahun saya rasa sudah cukup basi untuk di ulas karena ini sudah memasuki minggu ke dua di bulan januari. Kali saya ingin membahas sedikit tentang perkembangan teknologi, iya sedikit aja..Bukan masalah apa dan bagaimana teknologi berkembang pesat saat ini. Sebagai pengamat kecil di dunia teknologi saya merasa bangga dengan semakin canggihnya perkembangan teknologi saat ini. Mulai dari handphone yang dulunya cuma bisa di pakai buat kirim pesan teks (sms) dan suara (telpon) sekarang telah lahir smartphone yang bisa di gunakan untuk mengakses website, media sosial dan teman-temannya dan masih banyak gadget yang lahir di muka bumi ini untuk memanjakan para user dan memenuhi kebutuhan mereka. Memang sih berasa lebih praktis aja, yang semula kita akses dengan menggunakan PC (komputer) sekarang kita bisa mengakses menggunakan laptop, tablet, hanphone (smartphone).

Sekilas perjalanan saya di Surabaya, kota yang begitu menyita perhatian saya. Yaa karena sudah hampir 12 tahun saya pergi dari kota itu. Siang itu saya bersama sabahat saya sedang menyusuri kota pahlawan ini dan kami memutuskan untuk pergi ke sebuah Mall yang di dalamnya menjual berbagai macam gadget, handphone dari harga limaratus ribu sampai jutaan rupiah. Yaa,, memang kami berniat untuk mencari smartphone disana. Selesai mencari apa yang kami cari. Kami pun memutuskan untuk rehat di McD untuk sekedar nongkrong dan mengganjal perut yang sudah mulai keroncongan. Siang itu terik matahari begitu menyengat sekali dan resto junkfood ini penuh sesak oleh anak-anak. Saya pun berasa lebih muda dan kembali ke masa SMP. hehe…

Waktu itu kami memesan 2paket ayam, kentang goreng beserta lemon tea. Dan kami pun memilih tempat duduk di smoking area (di luar) bukan karena di antara kami adalah perokok, tapi memang tempat ini benar-benar penuh sesak. Selintas pandangan kami pun mengarah kepada segerombolan anak-anak SMP dengan gadget yang mereka bawa masing-masing sedang berfoto heboh yang sekarang kerap kali di sebut selfie atau grufie menggunakan “tongsis”. Bahkan sebelah tempat duduk depan saya seorang ibu-ibu setengah tua dan terlihat agak sedikit gaul bersama anaknya yang kira2 masih berumur 7 tahun-an sedang asik dengan gadget-nya. Melihat tingkah laku anak-anak SMP itupun Saya hanya melontarkan sebuah kalimat “Dulu kita gak seperti itu yaaa”. kami pun melepaskan tawa.

Sebagai jebolan anak IT gagal saya terkadang merasa bangga jika melihat anak kecil yang jago dengan mempermainkan gadgetnya. Tapi pandangan itu di bantah oleh teman saya yang memang kebetulan anak psikologi. Menurut pendapatnya gadget untuk anak usia pra sekolah bisa menyebabkan gangguan perhatian dan komunikasi (janka panjang), antipati terhadap lingkungan sosial (jangka pendek) dan jika untuk anak usia sekolah bisa menyebankan gangguan belajar, gangguan komunikasi serta gangguan sosial.

Memang benar gadget bisa mempengaruhi komunikasi terhadap anak-anak bahkan terhadap pemakainya contoh saja anak yang bersama ibunya, mereka berdua tengah asik dengan gadget-nya masing-masing bisa dikatakan menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh, siapakah yang jauh?entahlah..

Semakin cerdasnya dunia teknologi yang membanjiri jagat raya ini, sebaiknya kita para user juga harus lebih cerdas. Masa iya sih kita ciptaan tuhan yang menciptkan sebuah teknologi kalah cerdas dengan ciptaan manusia sendiri. Nahh lo…?? karena isi dari media sosial, dunia maya pun banyak pelajaran negatif maka dari itu jadilah user yang cerdas…

Selamat Malam 🙂

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *