Danamon Peduli

Berbagi….

Oke…mungkin kali ini gue nge-posting sesuatu yang agak serius. Dan aktifitas ini adalah suatu kegiatan positif banget ingat yaa..!!! pake BANGET awasss kalo nggak. Nanti bos gue marah huehehehheeh…Jadi gini reader perlu kita ketahui sedikit apapun perhatian kita, sedikit apapun pemberian kita bagi mereka yang membutuhkan adalah sesuatu hal yang sangaaaaaattttttttt besar dan penting sekali. You know that?

Seikit perhatian lo, sangat berguna bagi mereka #catet.

Oke. Gue cerita sedikit. Baru2 ini gue posting tentang Banjir dan ini memang terjadi di beberapa kota di Indonesia bahkan di Ibu Kota Jakarta. Tapi gue gak akan bahas tentang banjir di Jakarta karena di daerah gue tinggal banjirnya lumayan besar. Lo pikir aja (gak usah ngalamun kelamaan mikir). Pati kota kecil kalo menurut gue dan sepi karena setiap jam 21.00 waktu indonesia bagian pati semua toko sudah tutup. Dan apabila lo kluar di jam 9 malam dan ingin mencari sesuatu yang lo dapatkan adalah ketenangan dan semilir angin malam (kalau gak ujan) #krik2 Sepi.  Oke kita bahas sedikit tentang Pati. Kabupaten Pati merupakan salah satu dari 35 daerah kabupaten atau kota di Jawa Tengah bagian timur, terletak diantara 1100, 50’ – 1110, 15’ bujur timur dan 60, 25’ – 70,00’ lintang selatan. Kabupaten Pati mempunyai luas wilayah 150.368 Ha yang terdiri dari 58.448 ha lahan sawah dan 91.920 ha lahan bukan sawah.  Dan batas wilayah kabupaten pati adalah sebagai berikut :

Sebelah utara : dibatasi wilayah Kab. Jepara dan Laut Jawa.
Sebelah barat : dibatasi wilayah Kab. Kudus dan Kab. Jepara.
Sebelah selatan : dibatasi wilayah Kab. Grobogan dan Kab. Blora.
Sebelah timur : dibatasi wilayah Kab. Rembang dan Laut Jawa.

Perlu di ketahui pada Januari 2014 banyak bencana menimpa Negeri ini. huhuhuhu. Kami turut berduka. #usap air mata. Dan salah satunya Kabupaten Kota Pati yang tercatat 29 Desa di 8 Kecamatan di Kabupaten Pati terendam banjir #sorry kalo ada penambahan data atau perluasan data karena gue gak sempet prospek,, eh gak sempet data.hheheh. Gue ambil contoh salah satu kecamatan yang deket sama lingkungan kerja gue yaitu kecamatan Juwana yang terkenal sama bandengnya. Eh ngomongin bandeng banyak tambak di kecamatan ini rusak di sapu banjir dan banyak petani yang kehilangan hasil panennya maupun bibit bandeng. huhuhuu kasihan semoga diberi ketabahan dan mendapatkan ganti dari Allah.

Banjir kali ini membuat dampak yang buruk dari segmen perekonomian rakyat. Para pengusaha banyak yang resah, galau dan gelisah. Dan dampak buruknya pun terjadi bagi para perbankan. Tau sendiri lah kalo para debitur gak bisa mendapatkan income (kena musibah) pembayaran angsuran pun ikut berpengaruh dalam artian *ngadat atu macet atau mogok bayar atau GakBisaBayarKarenaGakAdaDuit. Sooooo To ayam…. So gue bingung mau ngomong apa? pokoknya begono deh. Kalau gue mau nagih nanti yang ada di siram aer sambil nyanyi “Tau gak sih lo??gue lagi kebanjiran Dasar Be***** (sensor)” hahahha ampunnn DJ…. Gak2 gak semua kek gitu yang penting adalah perhatian dari kita. Kasih perhatian, tanyain kabarnya, sehat apa kagak secara gak langsung yang sadar pasti bayar kok. tapi kalo gak sadar baru lo tanyain angsurannya dan yang lo lakuin adalah Kaborrrrrrrr….sebelum lo di siram sama aer banjir…hahahhaaha. (Just kidding)

Tapi kemaren suatu hal yang mungkin agak menyentuh hati adalah pembagian rangsuman pada warga sekitar…horeeee #beri tepokkkk *proookkk….prokkkk….proookkkk…. Sekali lagi Gue salut. Perlu lo ingat, jangan pernah mikir kapan di bagikannya, kapan datangnya dan berapa jumlahnya kalo dah kek gini sekecil apapun dan kapan pun gak ada yang namanya terlambat dan gak ada yang namanya ngitung jumlah. Bagi mereka sedikit pun itu sangat sangat dan sangat berharga.  Gue cuma bisa berharap semoga bermanfaat. Badai pasti berlalu. cekidotttt….

D_P ini dia penampakannya : sebuah wujud kepedulian di Kantor Kecamatan Juwana.

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *