Cerita Ku Hanya Cerita

Cita-citaku

Cita….citaaaaaa ku ingin menjadi dokter…

Cita-citaaaaaa ku ingin menjadi insinyur….. hayoo tebak lagunya sapa hayoo…. kalo kalian yang lahir pada tahun 80 an pasti kenal sapa penyanyinya… Dia adalah Kak Ria enes dan Suzan. Bukan Suzana lhooo nanti yang ada ‘Bang satenya bang 100 tusuk, dagingnya daging bencong yaa bang di bakar setengah mateng pake kecap darah yaa bang,,,’ Hiiiii ngeri to? yaa udah mending gak usah bahas yang serem2 karena udah malam (gue nulis-nya udah malam) stttt gak usah protes. Mending tidur ajahhh…. #lohhhh???

Ngomongin cita-cita, Gue dulu pengen jadi dokter. Pas di tanya waktu SD sama bu guru. “Miya,,,cita-cita mu, mau jadi apa?” Dengan suara lantang dan cempreng gue jawab “Dokterrrrrrrr…”. Tapi karena otak gue yang dangkal dan kuntet dan gak mau tumbuh, gue merubah cita-cita gue dari seorang dokter menjadi seorang polwan. Tapi karena acara di tipi pada menayangkan berita tentang kekerasan dalam pendidikan di militer tapi waktu itu yang banyak memakan korban ada pada instansi pemerintah, apa gitu namanya gue lupa (pura2 lupa, kalo ada yang inget cukup tau aja yaa) heheheh. Nyali gue yang gede jadi mengkeret. Dan sampai pada akhirnya gue memuskan ingin kembali menjadi seorang Dokter. Tapi bukan dokter manusia tapi dokter komputer. Pikir gue cuma satu kalo waktu praktek ada yang rusak atau gagal dalam praktek di toko masih terjual hehehhe. Itulah gobloknya gue.

Gue punya temen SD namanya Putut. Dulu pas ditanya sama bu guru Cita-cita mu amau jadi apa? dia pasti dan selalu menjawab dengan PEDE nya. “Saya mau jadi Dalang bu seperti pak manteb”. Dan kenyataannya sekarang dia gak jadi Dalang seperti ki Mantep tapi malahan dia menjadi pengusaha kertas seperti percetakan nerusin usaha bapaknya. Bagus…bagus.. gak kayak gue yang merasa hidup gue datar2 aja di atas duri. Dari pengen jadi Dokter (gagal), polwan (gagal maning), kuliah ambil komputer biar jadi dokter komputer (gak gagal sih) cuma gimana yaa jelasinya, yahh gitu dehh dan pada akhirnya terdampar menjadi seorang markentir (bisa diaertikan=Marketing kentir). Dan baru2 ini gue mangalami sedikit kejenuhan. Gue sempet mikir apakah selama ini yang gue lakuin tidak sesuai passion gue?? dan sebenarnya apa sih passion gue?kita tanya gallileo… #lohhhh???

Tapi memang banar kerja sesuai passion kita itu membuat kita nyaman tapi yaa itu perlu di ingat bahwa hasil yang di dapat pertama tidak sesuai bayangan kita. Tetap memerlukan kesabaran, keuletan, ketekunan dan baru memunculkan hasil yang optimal. Tapi kebanyakan orang tidak menghiraukan itu. Yang penting kerja dapet duit ujung2nya JENUH mau bunuh diri. hheheh gak kayak gue ¬†lhoo… gue gak pengen bunug diri karena jenuh tapi kejiwaan gue aja yang agak terganggu yahh untung2nya aja gue gak sampai jalan2 sambil telanjang. xixiixixix. Cuma kadang ngoceh gak jelas aja tanpa bisa di kontrol. Trus sesekali pengen njebur ke got, salto di kasur, atau mendaki gunung kapuk trus loncat ke jurangnya…hehehhe.. Intinya apapun itu di nikmati aja dan syukuri ajah. Positif thinking semua pasti berlalu dan pasti BISA…gak ada di dunia ini yang gak mungkin. Contohnya bnyak Marketing jadi Manager banyak manager jadi marketing banyak. Oke apapun pekerjaan lo minumnya teh botol sosro…ehh maksudnya apapun pekerjaan lo jalani dengan ikhlas insya Allah semua pasti ada jalannya. Amiennnn…

Salam dari gue Marketing Gahol dan agak sedikit Galau… *kiss byeee..

Share This:

Leave a Reply