Rain with good news

Kali ini gue merasa sangat spechless banget..

Gue gak tau harus bagaimana dengan perasaan ini, entah galau, atau kalut gue gak bisa bedain harus kek gimana? Tapi berita gembira itu membuat gue pengen pergi bersama bintang. Kayak lagunya drive aja, bersama bintang. sekilas terlintas di pikiran gue dan berhenti sejenak untuk melakukan sesuatu.

Malam itupun gue putuskan untuk pergi ke Radio. Gue bertemu sahabat gue dan calon suaminya dan keduanya gue anggap sebagai kakak dan abang gue. Gue keluarin mobil gue. Yang waktu itu sempet bergelut sama kucing2 kampung yang berteduh mencari kahangatan di bawah mobil gue. Beginilah perdebatan singkat yang terjadi.

Gw : Cingggg….kluar donk, gw mau kluar, gak lucu kan kalo kalian semua terluka oleh mobil gue, seperti perasaan gue *apus air mata.

Kucing : Meongggggg…..

Gw : ayoo cing….buruan kluar, nanti gue kasih whiskas punya si Mikke.

Kucing : meong…meong….

Gw : Cingggggg….!!!kluarrrrrr…..!!!! *gue mulai sebel dan gue nyalain aja mesinnya.

semua kucing dan peranakannya keluar dengan sukses, satu kucing, dua kucing, tiga kucing, empat kucing, gue rasa cuma empat eh gak tau nya satu kucing keluar lagi.huffftttt. Gak tau apa lu, gue lagi galau.

Gue nyetir sambil buang aer mata gue, gue mampir ke atm gue ambil air mata, mulai ngaco deh. Gue ambil duit lah.  Dimobil terputar lagunya Vania Larissa-Rahasia. sambil nyetir sambil ngapus air mata pake tisu dan gue buang lewat jendela. Sengaja gak ngidupin AC karena gue pengen di temani oleh angin malam yang seolah2 gak mau bersahabat dengan dinginnya suhu yang terasa.

Sampai di Radio terlihat bu dokter dan om indra yang menatap gue dengan tajam dan gue pun segera mendekat dan meyandarkan kepala gue lalu memeluk bu dokter. Dengan lirih gue ngomong “Abang keterima CPNS di BPN penempatan Jambi”. Bagus sih emang. Bersyukur banget sih. Lalu air mata gue semakin mengalir deras sederas aliran sungai yang membuat banjirnya negri ini. Tuhan rencana apa yang kau perbuat kali ini Tuhan, gue gak ngerti gue gak tau. Yang ada hanyalah airmata kebahagiaan dan kesedihan bahkan akan hancur atau malah sebaliknya. Gue gak Tau. Mas wawan tolong adekmu ini yg gak kuat nahan air mata yang gak jelas sampai kapan berhentinya. Seperti hujan yang gak tau sampai kapan redanya dan banjir yang sampai kapan akan surut.. Karena gue rasa gue bener2 kalut.*apus aer mata. hiks…

for my Bos: kali ini hilang satu AO lagi bos….. ­čÖü

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *