Mr. PHP

Akhir bulan merupakan akhir dari sebuah penantian semua pagawai perbankan dan keuangan yang lagi serius memikirkan penutupan buku dan kas. Dan saat-saat seperti ini rasanya seperti berdiri di atas tebing yang tinggi dengan jurang yang penuh dengan macan yang siap menerkam dan mencabik-cabik tubuh seseorang. Semua di evaluasi dan di nilai. Bagaimana dengan gue yang merasa akhir-akir ini performa gue turun? rasanya gue ingin terjun ke dasar laut dan menantang para hiu-hiu dan berkata makanlah saya….!!! Selesai. Kegalauan ini gue rasakan melebihi pahitnya patah hati di tinggal selingkuh di depan mata gue. Sakitttttt sekali. Ditambah lagi dengan sepetnya hubungan percintaan gue dengan si Abang yang gak tau kejelasanya sampai dimana dan mau dibawa kemana hubungan kita….jika kau terus menunda-nunda dan tak pernah katakan cinta (itu lirik lagunya Armada). Karena gue merasa itu adalah tanggung jawab gue yang harus di kerjakaan se baik mungkin, seindah mungkin dan se perfect mungkin. Dan kenyataanya gue akan mengecewakan ornag-orang di sekitar gue.

Terlepas dari itu gue mencoba bangkit dari keterpurukan gue dan perlahan memperbaiki semua kesalahan gue. Dan yang gue bayangkan serasa menginjakkan kaki gue pada bebatuan di tebing yang tingginnya bila di panjat memerlukan waktu tujuh hari tujuh malam. Malam itu tepat pukul tujuh dan baru saja gue menginjakkan kaki ke dalam rumah dan motor scoopy gue yang gue parkir ke dalam garasi. Sebut saja Belalang tempur karena kemana pun gue berada pasti dia ada sama gue dan yang paling geli ketika musim hujan gini belalang tempur gue yang berwarna merah hitam itu berubah menjadi coklat pekat karena lumpur dan sudah hampir sebulan belom pernah di sucikan. Dari garasi gue melenggang dengan indah masuk kedalam kamar dan gedebuk gue lempar badan gue ke atas kasur dengan posisi pantat menghadap langit-langit kamar ynag penuh dengan glowing (hiasan langit-langit yang ketika lamapu padam dia akan menyala). Gue buka blackberry gue dan gue ketik pesan ke pada abang dengan niat untuk mengajaknya jalan karena besok hari libur. ‘abang besok keluar yokk adek pengen jalan’ dengan tambahan smile bighug di dalamnya. Tapi yang paling mengenaskan jawaban yang gue terima ‘aku gak bisa’. Rasanya kepala gue seperti ketiban duren satu truk dan di lempar ke kandang buaya. ‘AAAAARRRGGGHHHHH……’ gue sebel kenapa selalu seperti ini. Guepengen yang namanya hiburan, pergi berdua, seperti pasangan normal lainnyawalaupun itu terkesan agak Alay. Sejenak gue sempet mikir apa gue di PHP-in? PHP??? Bukan, bukan Hypertext Protocol yang artinya adalah bahsa pemrograman. PHP disini punya arti lain dalam suatu pergaulan yaitu Pemberi Harapan Palsu. Apa? Harapan Palsu.

Bagus bisa di mengerti

Biacara tentang PHP gue jadi inget salah satu temen gue, sebut saja namanya Awan. Dia bisa dikata sebagai play boy cap katak sawah. Lompat sana dan lompat sini. Dilihat dari tampang dia gak ganteng-ganteng amat wajah yang pas-pasan tinggi badan yang kira-kira 168cm berambut lurus dan berjidat lebar seperti landasan pesawat. Disinyalir si awan ini punya yang namanya pelet, atau dia kalo mau nyepik cewek sambil melet-melet? sepertinya begitu. Sambil mikir. Menurut dari cerita yang gue dapat dari narasumber yang terpercaya dia sedang menjalih hubungan dengan salah satu cewek berprofesi sebagai guru sebut saja namanya bu Guru. Meraka sudah pacaran hampir lebih dari lima tahun dengan kondisi purus nyambung putus nyambung, sekarang putus besok nyambung lagi seperti lagunya BBB. Tapi ironisnya hubungan mereka terbentur restu dari bokapnya bu guru, bokapnya gak setuju dan saking nggak setujunya bokapnya bu guru sampai mengalami stroke. Dengan berantakannya hubungan mereka berdua, si Awan pun mencabangkan cintanya dengan mencari gebetan-gebetan yang bisa dia jadikan sebagai tumbal percintaannya itu dalam istilah gaulnya dalah sebagai ban serep tepatnya ban serep mobil jeep yang selalu berada di belakang kehujaann dan kepanasan dan jarang di pakai oleh pemiliknya, atau ban serep avanza yang berada di bawah, dia tidak kepanasan tapi jika hujan dia basah dan kotor belum lagi kalu pengaitnya lepas dia bisa jatuhke tanah sambil guling-guling tanpa arah dan tujuan. Kembali pada gebetan si Awan jika dihitung dengan jari gak akan selesai sampai besok. Tapi yang gue ketahui anatara dari mereka anak juragan kapuk dengan sebut dia dengan Heni,perawat sebuah rumah sakit di kota jepara sebut saja dengan Fika, kemudian dia adalah seorang teller dari sebuah bank swasta sebut saja friska dan masih bnyak yang laen yang tidak sempat terliput oleh media. Dari si Heny sampai si Friska mereka deket ibarat bubungan mereka sudah sampai tahap pacaran tanpa status.

Parahnya ketika mereka semua berharap untuk meuntut kejelasan suatu hubungan mereka Awan dengan wajah tanpa dosa sedikit demi sedikit menghindar, dan menghilang tanpa jejak. Oleh karena itu Awan pun mendapt gelar tambahan selain gelar nya sebagai sarjana ekonomi dia mendapat gelar sebagai Mr. PHP pemberi harapan palsu. Ibarat menerbangkan layang-layang di tarik ulur dan ketika layang-layang itu terbang tinggi pemain itu akan melepaskan senar layang-layang itu dan layang-layang pun hilang kendali tanpa arah kemudian jatuh ke bumi. Oh..sungguh malangnya layang-layang tak berdoasa itu.

Pelajaran yang perlu di garis bawahi dan di beri warna merah dengan stabilo adalah jangan mudah percaya kepada cowok. Karna manisnya omongan cowok itu belum tentu semanis gula tebu, melainkan bisa tercampur dengan pemanis buatan atau dengan bahasa ilmiyahnya adalah siklamat. Dan untuk menjalin suatu hubunganperlu yang namanya cross check lingkungan bukan berlaku untuk calon debitur saja melainkan calon pacar juga, apakah cowok yang pdkt dengan kita sudah ber istri atau mungkin bercucu?kebiadaban suatu hubungan itu terjadi jika kita terlalu bego dan mudah untuk di kibuli. Dan orang-orang di sekitar kita cuma bisa bilang kasihan deh lo…gimana perasaan lo jika udah kek gini?

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *